alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Gubernur Khofifah Suntik Rp 500 Ribu Usaha Ultra Mikro Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah terus mendorong sektor usaha ultra mikro (Umi) agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Kamis (30/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan zakat produktif dari Baznas Jawa Timur. Zakat tersebut diharapkan bisa menjadi suntikan modal bagi pelaku usaha lapisan terbawah agar kembali bangkit.

Ada 60 pelaku usaha ultra mikro yang menerima bantuan di Gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Mereka selama ini menggeluti berbagai usaha. Seperti membuka toko kelontong, sayuran, kue, warung kopi, dan sebagainya. Masing-masing mendapat bantuan Rp 500 ribu. Di samping itu, ada 30 pelaku UMKM yang juga dibantu dengan nominal serupa melalui Bank Jatim.

Khofifah berharap bantuan tersebut bisa menjadi bantalan ekonomi para pelaku usaha ultra mikro. Setidaknya, mereka memiliki tambahan modal agar usaha berjalan dan menguat di tengah terpaan pandemi. Hal itu juga dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Sehingga kelompok yang rentan miskin atau hampir miskin tidak sampai jatuh miskin.

Khofifah mengajak berbagai pihak membangun sinergi untuk membantu kebangkitan pelaku usaha ultra mikro dan mikro melalui penguatan ekonomi. Sehingga mereka bisa mandiri. Pada akhirnya juga menguatkan kebangkitan ekonomi nasional.

”Bapak ibu harus semangat. Ini sudah di penghujung tahun 2021. Mudah-mudahan tahun 2022 panjenengan Allah anugerahkan suasana yang terus membahagiakan kita semua, sehat, rezeki barokah dan umur yang panjang,” kata Khofifah yang diamini hadirin.

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut positif dan menyampaikan terima kasih atas bantuan Gubernur Jatim dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) ini. Dia berharap bantuan itu bermanfaat dan menjadi nilai tambah bagi UMKM.

”Semoga pedagang UMKM di Kota Pasuruan juga bisa naik kelas, bisa bertransformasi. Apalagi usaha ultra mikro dan UMKM ini sektor paling kuat dalam menghadapi berbagai badai ekonomi maupun pandemi Covid-19,” jelas Adi.
(tom/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah terus mendorong sektor usaha ultra mikro (Umi) agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Kamis (30/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan zakat produktif dari Baznas Jawa Timur. Zakat tersebut diharapkan bisa menjadi suntikan modal bagi pelaku usaha lapisan terbawah agar kembali bangkit.

Ada 60 pelaku usaha ultra mikro yang menerima bantuan di Gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Mereka selama ini menggeluti berbagai usaha. Seperti membuka toko kelontong, sayuran, kue, warung kopi, dan sebagainya. Masing-masing mendapat bantuan Rp 500 ribu. Di samping itu, ada 30 pelaku UMKM yang juga dibantu dengan nominal serupa melalui Bank Jatim.

Khofifah berharap bantuan tersebut bisa menjadi bantalan ekonomi para pelaku usaha ultra mikro. Setidaknya, mereka memiliki tambahan modal agar usaha berjalan dan menguat di tengah terpaan pandemi. Hal itu juga dilakukan untuk menekan angka kemiskinan. Sehingga kelompok yang rentan miskin atau hampir miskin tidak sampai jatuh miskin.

Khofifah mengajak berbagai pihak membangun sinergi untuk membantu kebangkitan pelaku usaha ultra mikro dan mikro melalui penguatan ekonomi. Sehingga mereka bisa mandiri. Pada akhirnya juga menguatkan kebangkitan ekonomi nasional.

”Bapak ibu harus semangat. Ini sudah di penghujung tahun 2021. Mudah-mudahan tahun 2022 panjenengan Allah anugerahkan suasana yang terus membahagiakan kita semua, sehat, rezeki barokah dan umur yang panjang,” kata Khofifah yang diamini hadirin.

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyambut positif dan menyampaikan terima kasih atas bantuan Gubernur Jatim dan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) ini. Dia berharap bantuan itu bermanfaat dan menjadi nilai tambah bagi UMKM.

”Semoga pedagang UMKM di Kota Pasuruan juga bisa naik kelas, bisa bertransformasi. Apalagi usaha ultra mikro dan UMKM ini sektor paling kuat dalam menghadapi berbagai badai ekonomi maupun pandemi Covid-19,” jelas Adi.
(tom/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/