alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Perikanan Tangkap Terkendala Cuaca, Masih Jauh dari Target Tahunan

DRINGU, Radar Bromo- Perolehan ikan tangkap di Kabupaten Probolinggo, masih jauh dari target. Tahun ini targetnya 28.889 ton. Namun, sampai bulan kemarin baru tercapai 19.300 ton. Alasannya, terpengaruh cuaca.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengatakan, capaian tersebut masih cukup jauh. Cuaca yang susah ditebak, memengaruhi aktivitas nelayan untuk melaut. Kemarau basah berpotensi terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.

“Sejak April lalu kondisi cuaca sudah tidak menentu. Kadang hujan dan kadang panas. Padahal, pada bulan tersebut seharusnya produksi perikanan tangkap masih banyak. Tapi, tahun ini kebalikannya,” ujarnya.

Menurutnya, dari rekapan yang telah dilakukan hingga September, produktivitas perikanan tangkap masih 19.300 ton. Perolehan ini masih jauh dari target tahun ini yang mencapai 28.889 ton.

Minimnya capaian target itu terjadi karena cuaca yang kurang mendukung. Musim hujan yang digadang-gadang akan menjadi puncak produktivitas perikanan tangkap, justru hanya beberapa bulan saja terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Sering terjadinya cuaca buruk, membuat nelayan enggan melaut. Dampaknya, hasil tangkapan ikan belum maksimal. “Kendati berat, tapi tetap kami upayakan. Semoga nanti di akhir tahun cuaca bisa lebih mendukung. Sebab, tidak dapat dipungkiri capaian produktivitas perikanan tangkap dipengaruhi cuaca,” jelasnya. (ar/rud)

DRINGU, Radar Bromo- Perolehan ikan tangkap di Kabupaten Probolinggo, masih jauh dari target. Tahun ini targetnya 28.889 ton. Namun, sampai bulan kemarin baru tercapai 19.300 ton. Alasannya, terpengaruh cuaca.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengatakan, capaian tersebut masih cukup jauh. Cuaca yang susah ditebak, memengaruhi aktivitas nelayan untuk melaut. Kemarau basah berpotensi terjadi angin kencang dan gelombang tinggi.

“Sejak April lalu kondisi cuaca sudah tidak menentu. Kadang hujan dan kadang panas. Padahal, pada bulan tersebut seharusnya produksi perikanan tangkap masih banyak. Tapi, tahun ini kebalikannya,” ujarnya.

Menurutnya, dari rekapan yang telah dilakukan hingga September, produktivitas perikanan tangkap masih 19.300 ton. Perolehan ini masih jauh dari target tahun ini yang mencapai 28.889 ton.

Minimnya capaian target itu terjadi karena cuaca yang kurang mendukung. Musim hujan yang digadang-gadang akan menjadi puncak produktivitas perikanan tangkap, justru hanya beberapa bulan saja terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Sering terjadinya cuaca buruk, membuat nelayan enggan melaut. Dampaknya, hasil tangkapan ikan belum maksimal. “Kendati berat, tapi tetap kami upayakan. Semoga nanti di akhir tahun cuaca bisa lebih mendukung. Sebab, tidak dapat dipungkiri capaian produktivitas perikanan tangkap dipengaruhi cuaca,” jelasnya. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/