alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Capaian Tanam Kedelai di Kab Probolinggo Masih Minim

DRINGU, Radar Bromo– Hingga bulan April capaian tanam kedelai di Kabupaten Probolinggo masih 46 hektare. Capaian luasan lahan tersebut tentunya sangat minim. Pasalnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo (DKPP) mendapatkan target capaian luasan lahan pertanian kedelai dari Provinsi Jawa Timur Seluas 1.399 hektare.

“Hingga bulan masih ada 46 hektare lahan pertanian yang ditanami kedelai. Itupun hanya tercatat dalam data bulan Januari. Setelah itu tidak ada lagi,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Probolinggo, Didik Tulus Prasetyo.

Menurutnya hal tersebut tidak mengherankan. Sebab pada musim hujan mayoritas petani masih fokus menanam padi dan jagung pada lahan miliknya. Sehingga komoditas kedelai sedikit dikesampingkan oleh petani. Selain itu menurut hasil pengamatan yang dilapangan, hanya ada beberapa petani yang tetap konsisten menanam komoditi kedelai.

“Sisanya masih menanam padi dan jagung karena lebih menguntungkan,” katanya.

Lanjut Didik, sebenarnya beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo begitu potensial untuk ditanami kedelai. Meliputi Kecamatan Bantaran, Tegalsiwalan dan Sumberasih. Karenanya perlu ada pendekatan khusus dan sosialisasi kepada petani setempat agar mau menanam kedelai pada lahan miliknya. Nantinya jika capaian masih minim, langkah strategis akan dilakukan. Yakni dengan memberikan bantuan benih kedelai kepada petani.

“Kkami terus melakukan pendekatan sekaligus sosialisasi kepada petani. Kedelai masuk komponen bahan pangan yang juga ditargetkan. Pemberian bantuan bibit nanti nya mungkin akan dilakukan untuk menggenjot kekurangan target yang telah ditetapkan,” bebernya. (ar/fun)

DRINGU, Radar Bromo– Hingga bulan April capaian tanam kedelai di Kabupaten Probolinggo masih 46 hektare. Capaian luasan lahan tersebut tentunya sangat minim. Pasalnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo (DKPP) mendapatkan target capaian luasan lahan pertanian kedelai dari Provinsi Jawa Timur Seluas 1.399 hektare.

“Hingga bulan masih ada 46 hektare lahan pertanian yang ditanami kedelai. Itupun hanya tercatat dalam data bulan Januari. Setelah itu tidak ada lagi,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Probolinggo, Didik Tulus Prasetyo.

Menurutnya hal tersebut tidak mengherankan. Sebab pada musim hujan mayoritas petani masih fokus menanam padi dan jagung pada lahan miliknya. Sehingga komoditas kedelai sedikit dikesampingkan oleh petani. Selain itu menurut hasil pengamatan yang dilapangan, hanya ada beberapa petani yang tetap konsisten menanam komoditi kedelai.

“Sisanya masih menanam padi dan jagung karena lebih menguntungkan,” katanya.

Lanjut Didik, sebenarnya beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo begitu potensial untuk ditanami kedelai. Meliputi Kecamatan Bantaran, Tegalsiwalan dan Sumberasih. Karenanya perlu ada pendekatan khusus dan sosialisasi kepada petani setempat agar mau menanam kedelai pada lahan miliknya. Nantinya jika capaian masih minim, langkah strategis akan dilakukan. Yakni dengan memberikan bantuan benih kedelai kepada petani.

“Kkami terus melakukan pendekatan sekaligus sosialisasi kepada petani. Kedelai masuk komponen bahan pangan yang juga ditargetkan. Pemberian bantuan bibit nanti nya mungkin akan dilakukan untuk menggenjot kekurangan target yang telah ditetapkan,” bebernya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/