alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

92 Ribu Pekerja di Pasuruan-Probolinggo Diusulkan Dapat BSU

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah mulai mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU). Di Pasuruan dan Probolinggo, sedikitnya ada 92 ribu pekerja yang diusulkan mendapat bantuan tersebut. Apakah semuanya pasti menerima bantuan tersebut? Belum tentu.

Kepala BP Jamsostek Cabang Pasuruan Arie Fiyanto menyatakan, ada beberapa kriteria pekerja yang diusulkan mendapat BSU. Pihaknya mengacu pada Permenaker Nomor 16/2021 tentang Pedoman Pemberian BSU bagi Pekerja dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Beberapa kriteria calon penerima BSU itu di antaranya pertama, tentu harus WNI yang dibuktikan dengan data NIK. Kemudian terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan kategori penerima upah sampai 30 Juni 2021. Besaran gaji yang diterima maksimal Rp 3,5 juta dan bekerja di wilayah PPKM Level III dan IV.

“Data yang kami dorong ke pusat itu berasal dari tiga kantor cabang,” kata Arie.

Pertama, di Kantor Cabang Induk mengusulkan 49 ribu data pekerja. Sedangkan Kantor Cabang Pandaan mengusulkan 15 ribu, dan Kantor Cabang Probolinggo mengusulkan 28 ribu. Sehingga total yang diusulkan dari wilayah Pasuruan dan Probolinggo sebanyak 92 ribu pekerja.

“Itu yang kami usulkan sebagai calon penerima BSU, karena dalam pendataan yang kami lakukan sudah memenuhi kriteria. Tetapi ada verifikasi dan validasi di tingkat kementerian sebelum bantuan dicairkan,” katanya.

Dia mengatakan, tidak semua pekerja yang diusulkan memang akan mendapat bantuan. Salah satunya, karena seluruh data yang diusulkan akan diverifikasi di tingkat pusat. Terutama, untuk mengetahui apakah calon penerima tersebut sudah mendapat bantuan dari program pemerintah yang lain atau belum. Misalnya dari PKH, Prakerja dan lainnya.

“Jadi kalau sudah menerima bantuan dari program lainnya dipastikan tak mendapatkan BSU,” katanya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemerintah mulai mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU). Di Pasuruan dan Probolinggo, sedikitnya ada 92 ribu pekerja yang diusulkan mendapat bantuan tersebut. Apakah semuanya pasti menerima bantuan tersebut? Belum tentu.

Kepala BP Jamsostek Cabang Pasuruan Arie Fiyanto menyatakan, ada beberapa kriteria pekerja yang diusulkan mendapat BSU. Pihaknya mengacu pada Permenaker Nomor 16/2021 tentang Pedoman Pemberian BSU bagi Pekerja dalam Penanganan Dampak Covid-19.

Beberapa kriteria calon penerima BSU itu di antaranya pertama, tentu harus WNI yang dibuktikan dengan data NIK. Kemudian terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan kategori penerima upah sampai 30 Juni 2021. Besaran gaji yang diterima maksimal Rp 3,5 juta dan bekerja di wilayah PPKM Level III dan IV.

“Data yang kami dorong ke pusat itu berasal dari tiga kantor cabang,” kata Arie.

Pertama, di Kantor Cabang Induk mengusulkan 49 ribu data pekerja. Sedangkan Kantor Cabang Pandaan mengusulkan 15 ribu, dan Kantor Cabang Probolinggo mengusulkan 28 ribu. Sehingga total yang diusulkan dari wilayah Pasuruan dan Probolinggo sebanyak 92 ribu pekerja.

“Itu yang kami usulkan sebagai calon penerima BSU, karena dalam pendataan yang kami lakukan sudah memenuhi kriteria. Tetapi ada verifikasi dan validasi di tingkat kementerian sebelum bantuan dicairkan,” katanya.

Dia mengatakan, tidak semua pekerja yang diusulkan memang akan mendapat bantuan. Salah satunya, karena seluruh data yang diusulkan akan diverifikasi di tingkat pusat. Terutama, untuk mengetahui apakah calon penerima tersebut sudah mendapat bantuan dari program pemerintah yang lain atau belum. Misalnya dari PKH, Prakerja dan lainnya.

“Jadi kalau sudah menerima bantuan dari program lainnya dipastikan tak mendapatkan BSU,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/