alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Terminal Unsur Mulai Berangsur Normal, Sudah Dilintasi Bus

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Sempat sepi dampak dari penyekatan, kondisi terminal Untung Suropati di Kota Pasuruan mulai berangsur normal. Meski jumlah penumpang masih tidak terlalu banyak, rata-rata bus yang masuk terminal tipe B ini mencapai 100 unit per harinya.

Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal pada Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Probolinggo, Yulianto mengungkapkan, saat ini bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang masuk terminal sekitar 95 hingga 103 buah. Berbeda dari saat usai penyekatan yang hanya 12 armada.

“Bahkan jika dibandingkan saat sepekan sebelum Lebaran, lebih bagus saat ini. Sepekan sebelum Lebaran, hanya berkisar 85 bus per hari. Saat ini rata rata di atas 95 bus per harinya,” ungkapnya.

Tak hanya bus AKDP saja. Bus antar kota dalam provinsi (AKAP) juga mulai beroperasi normal. Setiap hari berkisar 3 sampai lima armada.

Namun, jumlah penumpang memang masih belum normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Saat ini rata rata penumpang yang masuk terminal sekitar 1.600 orang perhari, dibandingkan saat normal bisa mencapi 3.100 orang setiap harinya.

Kondisi ini dinilai wajar. Karena pandemi ini membuat masyarakat memilih lebih banyak di rumah dan tidak bepergian. Apalagi pandemi membuat ekonomi masyarakat tergolong sulit. Hal ini pun berdampak pada okupansi AKDP yang minim. Sehingga, AKDP pun juga tidak sebanyak sebelum pandemi.

“Kalau sebelum pandemi bisa 130 armada. Sampai jam 21.00, masih ada bus yang masuk terminal. Tapi kalau saat ini di atas pukul 18.00, sudah terbatas sekali. Ada tapi tidak menentu karena sepi,” sebut Anto-sapaannya. (riz/fun)

 

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Sempat sepi dampak dari penyekatan, kondisi terminal Untung Suropati di Kota Pasuruan mulai berangsur normal. Meski jumlah penumpang masih tidak terlalu banyak, rata-rata bus yang masuk terminal tipe B ini mencapai 100 unit per harinya.

Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal pada Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Probolinggo, Yulianto mengungkapkan, saat ini bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang masuk terminal sekitar 95 hingga 103 buah. Berbeda dari saat usai penyekatan yang hanya 12 armada.

“Bahkan jika dibandingkan saat sepekan sebelum Lebaran, lebih bagus saat ini. Sepekan sebelum Lebaran, hanya berkisar 85 bus per hari. Saat ini rata rata di atas 95 bus per harinya,” ungkapnya.

Tak hanya bus AKDP saja. Bus antar kota dalam provinsi (AKAP) juga mulai beroperasi normal. Setiap hari berkisar 3 sampai lima armada.

Namun, jumlah penumpang memang masih belum normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. Saat ini rata rata penumpang yang masuk terminal sekitar 1.600 orang perhari, dibandingkan saat normal bisa mencapi 3.100 orang setiap harinya.

Kondisi ini dinilai wajar. Karena pandemi ini membuat masyarakat memilih lebih banyak di rumah dan tidak bepergian. Apalagi pandemi membuat ekonomi masyarakat tergolong sulit. Hal ini pun berdampak pada okupansi AKDP yang minim. Sehingga, AKDP pun juga tidak sebanyak sebelum pandemi.

“Kalau sebelum pandemi bisa 130 armada. Sampai jam 21.00, masih ada bus yang masuk terminal. Tapi kalau saat ini di atas pukul 18.00, sudah terbatas sekali. Ada tapi tidak menentu karena sepi,” sebut Anto-sapaannya. (riz/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/