alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

MPS Sukorejo Dorong Evaluasi Rencana Kenaikan Cukai Rokok

SUKOREJO, Radar Bromo – Beredarnya info di media massa tentang rencana dinaikkannya tarif cukai rokok oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar 17-19 persen memantik reaksi dari Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Indonesia (MPSI). Beberapa paguyuban merasa keberatan, bahkan menganggap rencana tersebut sebagai kabar duka.

Salah satu paguyuban yang merasa keberatan datang dari Mitra Produksi Sigaret (MPS) Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. MPS yang bermitra bersama salah satu produsen kretek nasional ini memprediksi, kenaikan cukai akan menimbulkan dampak negatif bagi penghidupan puluhan ribu pelinting.

Nurul Huda, Direktur MPS Sukorejo menyebutkan, pihaknya berharap Menkeu Sri Mulyani dan Presiden Jokowi mengevaluasi rencana kenaikan tersebut ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. “Mengingat kaum perempuan yang berprofesi sebagai pelinting tersebut merupakan tulang punggung keluarga,” terang Nurul Huda.

Secara spesifik, Nurul Huda menjelaskan, ada 2 dua dampak utama yang akan dirasakan jika terjadi kenaikan tarif cukai rokok. Pertama ibu-ibu pelinting SKT, yang mayoritas berpendidikan SD-SMP, akan terancam kehilangan pekerjaan. Hal ini disebabkan permintaan pasar yang bakal menurun seiring kenaikan cukai.

Ditambah daya saing dengan rokok hasil mesin akan berkurang yang diperkirakan nantinya ada PHK (pemutusan hubungan kerja). ‘’Jika PHK terjadi bagaimana nasib pelinting memikirkan nafkah keluarganya,’’ tambah Nurul Huda.

Kemudian dampak yang kedua perekonomian di sekitar lokasi produksi SKT akan terganggu. Seperti warung, pedagang kaki lima, toko kelontong, transportasi dan kos-kosan akan turut terdampak. Padahal, penghidupan pemilik warung, toko kelontong, dan transportasi sangat bergantung pada buruh SKT yang bekerja di daerah tersebut. Perekonomian lokal akan lesu.

Dari sini, Paguyuban MPSI memohon perlindungan kepada pemerintah pusat agar tidak menaikkan tarif cukai rokok kretek tangan. Harapannya para butuh linting bisa tetap bekerja dan memberikan nafkah bagi keluarga. Serta menggerakkan roda perekonomian lokal di 27 kota/kabupaten di Indonesia.

Kemudian juga menjauhkan selisih tarif cukai rokok kretek tangan dengan rokok mesin. Tujuannya produk kretek tangan tetap kompetitif, dan melindungi tenaga kerja kretek tangan. Kretek tangan merupakan segmen padat karya di mana 1 hanya pelinting mampu memproduksi 7 batang per menit, sementara 1 mesin dapat menghasilkan 16.000 batang per menit. (unt/adv)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan Mastrip  

Pohon tumbang inipun cepat dievakuasi, karena berada tak jauh dari kantor Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo.

Sopir Ngantuk, Dua Dump Truk Adu Moncong di Purwosari  

Truk yang disopiri Komarudin tiba-tiba melaju ke jalur berlawanan hingga tertabrak truk lain.

Truk Terguling di Cangkringmalang Beji, Muatan Pupuk Tercecer

Kecelakaan itu memicu kemacetan di jalur pantura.

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Keberadaan vaksin yang aman dan efektif sangat penting

Lantik Pengurus Pusat JMSI, Ini Pesan Bamsoet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menaruh harapan besar kehadiran JMSI akan semakin melengkapi berbagai entitas kelembagaan pers yang telah lahir sebelumnya.