alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Sempat Langka, Penjualan Daging Sapi di Kota Pasuruan Normal Lagi

PASURUAN, Radar Bromo – Kelangkaan daging sapi di Kota Pasuruan akibat mandeknya distribusi dari belantik akhirnya teratasi. Keinginan belantik dan jagal untuk menjual daging sapi dengan harga lebih tinggi terpenuhi. Pemkot Pasuruan memastikan pasokan daging sapi di pasaran kini normal.

Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Kota Pasuruan Rifki Hidayat mengatakan, saat ini sudah ada kesepakatan harga daging sapi. Pihaknya sudah berembuk dengan para belantik, pedagang, maupun dinas terkait membahas masalah itu.

Beberapa waktu lalu menurutnya, belantik-belantik sapi enggan mengirimkan hewan ternak untuk disembelih dan dipasarkan di Kota Pasuruan. Alasannya, harga daging sapi di pasar Kota Pasuruan relatif murah dibandingkan daerah tetangga. Yakni sekitar Rp 105 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada titik temu mengenai harga jual daging sapi,” kata Rifki.

Daging sapi per kilogram kini dijual Rp 120 ribu. Angka tersebut juga menyesuaikan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah senilai Rp 130 ribu.

Angka itu juga diperoleh setelah belantik atau jagal sepakat menaikkan harga Rp10 ribu per kilogram daging. Dengan kenaikan ini, maka harga daging sapi di Kota Pasuruan sama dengan di daerah lainnya yang sudah terlebih dulu naik.

“Hari ini pasokan sudah normal lagi, karena setelah ada kesepakatan, pengiriman sapi sudah kembali berjalan,” kata Rifki.

PASURUAN, Radar Bromo – Kelangkaan daging sapi di Kota Pasuruan akibat mandeknya distribusi dari belantik akhirnya teratasi. Keinginan belantik dan jagal untuk menjual daging sapi dengan harga lebih tinggi terpenuhi. Pemkot Pasuruan memastikan pasokan daging sapi di pasaran kini normal.

Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Kota Pasuruan Rifki Hidayat mengatakan, saat ini sudah ada kesepakatan harga daging sapi. Pihaknya sudah berembuk dengan para belantik, pedagang, maupun dinas terkait membahas masalah itu.

Beberapa waktu lalu menurutnya, belantik-belantik sapi enggan mengirimkan hewan ternak untuk disembelih dan dipasarkan di Kota Pasuruan. Alasannya, harga daging sapi di pasar Kota Pasuruan relatif murah dibandingkan daerah tetangga. Yakni sekitar Rp 105 ribu hingga Rp 110 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada titik temu mengenai harga jual daging sapi,” kata Rifki.

Daging sapi per kilogram kini dijual Rp 120 ribu. Angka tersebut juga menyesuaikan dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah senilai Rp 130 ribu.

Angka itu juga diperoleh setelah belantik atau jagal sepakat menaikkan harga Rp10 ribu per kilogram daging. Dengan kenaikan ini, maka harga daging sapi di Kota Pasuruan sama dengan di daerah lainnya yang sudah terlebih dulu naik.

“Hari ini pasokan sudah normal lagi, karena setelah ada kesepakatan, pengiriman sapi sudah kembali berjalan,” kata Rifki.

MOST READ

BERITA TERBARU

/