alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 19 May 2022

Desa di Kab Pasuruan Diminta Percepat Susun APBDes

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan mendorong pemerintah desa agar segera menyelesaikan APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa). Langkah itu ditujukan untuk mempercepat pencairan alokasi dana desa dan dana desa (ADD dan DD).

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih mengatakan, sudah melayangkan surat ke masing-masing desa agar APBDes segera dibahas dan diselesaikan. Sebab, APBDes tersebut merupakan syarat untuk mengajukan pencairan ADD dan DD tahap pertama.

”Sudah kami layangkan surat. Supaya penetapan APBDes bisa dipacu,” ujarnya.

Isminasih menambahkan, memang dirinya tidak memberikan batasan waktu penyelesaian APBDes pada tahun ini. Namun, setidaknya dia berharap setiap desa bisa merampungkan APBDes-nya pada akhir Januari. Dengan begitu, pengajuan ADD ataupun DD bisa dilakukan. Program setiap desa tidak sampai keteteran.

”Sekarang desa-desa sedang melakukan pembahasan APBDes 2022,” timpalnya.

Menurut Isminasih, anggaran ADD dan DD berubah. Tahun ini, alokasi DD yang disiapkan mencapai Rp 370 miliar. Jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2021, yaitu Rp 365 miliar. Sebaliknya, ADD turun. Sebelumnya Rp 137 miliar sekarang Rp 119 miliar. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan mendorong pemerintah desa agar segera menyelesaikan APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa). Langkah itu ditujukan untuk mempercepat pencairan alokasi dana desa dan dana desa (ADD dan DD).

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Isminasih mengatakan, sudah melayangkan surat ke masing-masing desa agar APBDes segera dibahas dan diselesaikan. Sebab, APBDes tersebut merupakan syarat untuk mengajukan pencairan ADD dan DD tahap pertama.

”Sudah kami layangkan surat. Supaya penetapan APBDes bisa dipacu,” ujarnya.

Isminasih menambahkan, memang dirinya tidak memberikan batasan waktu penyelesaian APBDes pada tahun ini. Namun, setidaknya dia berharap setiap desa bisa merampungkan APBDes-nya pada akhir Januari. Dengan begitu, pengajuan ADD ataupun DD bisa dilakukan. Program setiap desa tidak sampai keteteran.

”Sekarang desa-desa sedang melakukan pembahasan APBDes 2022,” timpalnya.

Menurut Isminasih, anggaran ADD dan DD berubah. Tahun ini, alokasi DD yang disiapkan mencapai Rp 370 miliar. Jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2021, yaitu Rp 365 miliar. Sebaliknya, ADD turun. Sebelumnya Rp 137 miliar sekarang Rp 119 miliar. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/