alexametrics
30.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Jumlah Petani di Kab Probolinggo Berkurang 1.319 Orang

DRINGU, Radar Bromo Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo terus meng-update data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) 2022. Dari data yang diperoleh, petani yang terdaftar dalam e-RDKK menurun 0,97 persen atau sebanyak 1.319 orang.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, petugas lapangan di 24 kecamatan telah berhasil menghimpun data e-RDKK. Dalam proses input data, petugas harus memeriksa secara detail agar datanya benar-benar valid.

“Karena data yang dihimpun merupakan pembaharuan, jadi harus dilakukan dengan cermat berdasarkan fakta di lapangan,” katanya.

Dari pembaharuan data e-RDKK, ada 133.724 orang yang berhasil diinput ke e-RDKK 2022. Jumlah ini menurun dibandingkan 2021. Saat itu, tercatat ada 135.043 petani yang terdata dalam e-RDKK.

“Terjadi penurunan jumlah petani. Untuk tahun depan, petani yang terdaftar berkurang 1.319 orang atau 0,97 persen dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Arif menjelaskan, berkurangnya jumlah petani ini karena beberapa faktor. Di antaranya, petani yang sebelumnya terdaftar telah meninggal dunia. Ada juga petani yang sebelumnya memiliki lahan untuk bertani, saat proses pendataan tidak memiliki lahan. Kerenanya, namanya dikeluarkan dari e-RDKK.

DRINGU, Radar Bromo Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo terus meng-update data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) 2022. Dari data yang diperoleh, petani yang terdaftar dalam e-RDKK menurun 0,97 persen atau sebanyak 1.319 orang.

Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan dan Bina Usaha Tani DKPP Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan, petugas lapangan di 24 kecamatan telah berhasil menghimpun data e-RDKK. Dalam proses input data, petugas harus memeriksa secara detail agar datanya benar-benar valid.

“Karena data yang dihimpun merupakan pembaharuan, jadi harus dilakukan dengan cermat berdasarkan fakta di lapangan,” katanya.

Dari pembaharuan data e-RDKK, ada 133.724 orang yang berhasil diinput ke e-RDKK 2022. Jumlah ini menurun dibandingkan 2021. Saat itu, tercatat ada 135.043 petani yang terdata dalam e-RDKK.

“Terjadi penurunan jumlah petani. Untuk tahun depan, petani yang terdaftar berkurang 1.319 orang atau 0,97 persen dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Arif menjelaskan, berkurangnya jumlah petani ini karena beberapa faktor. Di antaranya, petani yang sebelumnya terdaftar telah meninggal dunia. Ada juga petani yang sebelumnya memiliki lahan untuk bertani, saat proses pendataan tidak memiliki lahan. Kerenanya, namanya dikeluarkan dari e-RDKK.

MOST READ

BERITA TERBARU

/