alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Mendag Zulhas Kerja Cepat Pantau Pasar, Ingin Pedagang-Pembeli Bahagia

JAKARTA– Hari  pertama  bertugas, Menteri  Perdagangan  RI  Zulkifli  Hasan  langsung tancap  gas  memantau  Pasar  Cibubur  di Jakarta  Timur, padaKamis  (16/6). Dengan  hadir  di  pasar, melihat,dan  mendengar langsung  stok  pangan  dan  keluh  kesah para  pedagang  dan  pembeli, Mendag  Zulkifli  Hasan  dapat  merumuskan  berbagai  strategi  penanganan  masalah  pangan  secara nasional dengan prinsip keadilan sehingga pedagang dan pembeli bahagia.

Turut  mendampingi Mendag  Zulhas,  demikian  Zulkifli  Hasan  akrab  disapa,  yaitu  Wakil  Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto.

“Sebelum rapat-rapat, justru (kunjungan ke pasar) ini yang penting. Saya dengarkan langsung tadi keluhan  pedagang  dan  masyarakat  pembeli.  Harga-harga  barang  kebutuhan  pokok  harus  segera kita kendalikan dan cari solusinya. Kasihan rakyat,”ujar Mendag Zulhas.

Mendag Zulhas menegaskan, Kementerian Perdagangan harusmenjadi regulator yang adil. Dengan prinsip  keadilan,  persoalan-persoalan  bisa  diurai. “Kemendag harus menjadi yang paling depan mengatur prinsip  keadilan dalam perdagangan. Regulasi harus adil. Pedagang dan pembeli harus jujur, seimbang, dan saling memberikan maslahat satu sama lain. Pembelinya bahagia. Pedagang bahagia. Jangan sampai ada yang menimbun, menahan harga, dan lainnya,”katanya.

Prinsip keadilan,  tegas  Mendag  Zulhas, harusdikedepankan.  Orientasinya  untuk  kesejahteraan rakyat. “Kita mulai darisini. Saya ingin pedagang danpembeli  bahagia.  Adil,saling  memberikan kebaikan satu sama lain. Itu berkah namanya,”tandas Mendag Zulhas.

Terkait  minyak  goreng,  Mendag  Zulhas  memaparkan,segera  mengambil  kebijakan  agar  harga minyak goreng curah dapat dikemas dengan kemasan sederhana dan terkendali   di   harga Rp14.000/liter.

Selain  mengecek  harga  di  Pasar  Cibubur,  Mendag  Zulhas  juga  mendengarkan  keluh  kesah  para pedagang dan pembeli. Pedagang daging dan telurbernama Eti mengeluhkan terus naiknya harga sembako yang membuatnya kesulitan menjual dengan harga yang menguntungkan.“Dari sananya sudah mahal, terpaksa kita ambil untung hanya sedikit. Kalau mahal, gak ada yang mau beli. Semua jadi susah. Bukan hanya pembeli, pedagang juga bingung soal harga ini,Pak,”katanya.

Dalam  kesempatan  ini,  secara  pribadi  Mendag  Zulhas  memberi  hadiah  perjalanan  umroh  kepada sepasang suami istri yang berjualan sembako di Pasar Cibubur, bernama Warman dan Eli Nurliah.  Keduanya sempat terharu dan menitikkan air mata.

“Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah memperhatikan para pedagang,”tutur Eli Nurliah.

Di Pasar Cibubur terpantau minyak goreng curah mendapat pasokan rutin dengan harga  jual ke konsumen akhir sebesar Rp14.000/liter. Sementara minyak goreng kemasan premium dijual dengan harga Rp24.000/liter. Untuk komoditas lain, yaitu gula dijual Rp14.000/kg, tepung terigu kemasan Rp12.000/kg,  telur  ayam  ras  Rp29.000/kg,  daging  ayam  Rp40.000/kg,  daging  sapi  Rp140.000/kg, cabai   merah   keriting   Rp90.000/kg,   cabai   merah   besar   Rp90.000/kg,   cabai   rawit   merah Rp110.000/kg, bawang merah Rp60.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg, serta bawang putih kating Rp42.000/kg.

Seperti  diketahui, Zulkifli  Hasan  dilantik  sebagai  Menteri  Perdagangan  RI  pada  Rabu  (15/6) menggantikan Muhammad Lutfi.  Sesuai harapan Presiden Jokowi, Mendag Zulhas diharapkan fokus mengurusi  masalah-masalah  perdagangan  dalam  negeri.  Dipilihnya  Zulhas  dipercaya  Presiden Jokowi   bisa   menyelesaikan   persoalan   yang   ada,   mulai   dari   masalah   rantai   pasok   hingga melambungnya harga-harga barang kebutuhan pokok (bapok), termasuk minyak goreng.

Presiden Jokowi memandang, Zulhas memiliki pengalaman dan rekam jejak yang panjang dan akan sangat bagus untuk Menteri Perdagangan.  Urusan pangan dan makanan memerlukan pengalaman lapangan dan memerlukan kerja-kerja lapangan dan  langsung melihat  persoalan yang utamanya berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat dan ini menjadi kunci utama kebutuhan pokok di dalam negeri. Ini yang harus dijaga. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada Rabu (15/6). (*)

JAKARTA– Hari  pertama  bertugas, Menteri  Perdagangan  RI  Zulkifli  Hasan  langsung tancap  gas  memantau  Pasar  Cibubur  di Jakarta  Timur, padaKamis  (16/6). Dengan  hadir  di  pasar, melihat,dan  mendengar langsung  stok  pangan  dan  keluh  kesah para  pedagang  dan  pembeli, Mendag  Zulkifli  Hasan  dapat  merumuskan  berbagai  strategi  penanganan  masalah  pangan  secara nasional dengan prinsip keadilan sehingga pedagang dan pembeli bahagia.

Turut  mendampingi Mendag  Zulhas,  demikian  Zulkifli  Hasan  akrab  disapa,  yaitu  Wakil  Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto.

“Sebelum rapat-rapat, justru (kunjungan ke pasar) ini yang penting. Saya dengarkan langsung tadi keluhan  pedagang  dan  masyarakat  pembeli.  Harga-harga  barang  kebutuhan  pokok  harus  segera kita kendalikan dan cari solusinya. Kasihan rakyat,”ujar Mendag Zulhas.

Mendag Zulhas menegaskan, Kementerian Perdagangan harusmenjadi regulator yang adil. Dengan prinsip  keadilan,  persoalan-persoalan  bisa  diurai. “Kemendag harus menjadi yang paling depan mengatur prinsip  keadilan dalam perdagangan. Regulasi harus adil. Pedagang dan pembeli harus jujur, seimbang, dan saling memberikan maslahat satu sama lain. Pembelinya bahagia. Pedagang bahagia. Jangan sampai ada yang menimbun, menahan harga, dan lainnya,”katanya.

Prinsip keadilan,  tegas  Mendag  Zulhas, harusdikedepankan.  Orientasinya  untuk  kesejahteraan rakyat. “Kita mulai darisini. Saya ingin pedagang danpembeli  bahagia.  Adil,saling  memberikan kebaikan satu sama lain. Itu berkah namanya,”tandas Mendag Zulhas.

Terkait  minyak  goreng,  Mendag  Zulhas  memaparkan,segera  mengambil  kebijakan  agar  harga minyak goreng curah dapat dikemas dengan kemasan sederhana dan terkendali   di   harga Rp14.000/liter.

Selain  mengecek  harga  di  Pasar  Cibubur,  Mendag  Zulhas  juga  mendengarkan  keluh  kesah  para pedagang dan pembeli. Pedagang daging dan telurbernama Eti mengeluhkan terus naiknya harga sembako yang membuatnya kesulitan menjual dengan harga yang menguntungkan.“Dari sananya sudah mahal, terpaksa kita ambil untung hanya sedikit. Kalau mahal, gak ada yang mau beli. Semua jadi susah. Bukan hanya pembeli, pedagang juga bingung soal harga ini,Pak,”katanya.

Dalam  kesempatan  ini,  secara  pribadi  Mendag  Zulhas  memberi  hadiah  perjalanan  umroh  kepada sepasang suami istri yang berjualan sembako di Pasar Cibubur, bernama Warman dan Eli Nurliah.  Keduanya sempat terharu dan menitikkan air mata.

“Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah memperhatikan para pedagang,”tutur Eli Nurliah.

Di Pasar Cibubur terpantau minyak goreng curah mendapat pasokan rutin dengan harga  jual ke konsumen akhir sebesar Rp14.000/liter. Sementara minyak goreng kemasan premium dijual dengan harga Rp24.000/liter. Untuk komoditas lain, yaitu gula dijual Rp14.000/kg, tepung terigu kemasan Rp12.000/kg,  telur  ayam  ras  Rp29.000/kg,  daging  ayam  Rp40.000/kg,  daging  sapi  Rp140.000/kg, cabai   merah   keriting   Rp90.000/kg,   cabai   merah   besar   Rp90.000/kg,   cabai   rawit   merah Rp110.000/kg, bawang merah Rp60.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg, serta bawang putih kating Rp42.000/kg.

Seperti  diketahui, Zulkifli  Hasan  dilantik  sebagai  Menteri  Perdagangan  RI  pada  Rabu  (15/6) menggantikan Muhammad Lutfi.  Sesuai harapan Presiden Jokowi, Mendag Zulhas diharapkan fokus mengurusi  masalah-masalah  perdagangan  dalam  negeri.  Dipilihnya  Zulhas  dipercaya  Presiden Jokowi   bisa   menyelesaikan   persoalan   yang   ada,   mulai   dari   masalah   rantai   pasok   hingga melambungnya harga-harga barang kebutuhan pokok (bapok), termasuk minyak goreng.

Presiden Jokowi memandang, Zulhas memiliki pengalaman dan rekam jejak yang panjang dan akan sangat bagus untuk Menteri Perdagangan.  Urusan pangan dan makanan memerlukan pengalaman lapangan dan memerlukan kerja-kerja lapangan dan  langsung melihat  persoalan yang utamanya berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat dan ini menjadi kunci utama kebutuhan pokok di dalam negeri. Ini yang harus dijaga. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada Rabu (15/6). (*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/