alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Pasokan Bahan Pokok di Pasuruan Tak Terdampak PPKM Darurat

PASURUAN, Radar Bromo– Beberapa bahan pokok di pasar mengalami kenaikan harga. Diantara seluruh bahan pokok, hanya komoditas hortikultura yang harganya cukup melonjak. Selebihnya, kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar.

Misalnya saja, untuk harga daging ayam yang dibandrol sekitar Rp 32 ribu per kilogram. Kemudian harga daging sapi yang relatif stabil di harga Rp 110 ribu.

Namun harga cabai rawit dan tomat beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan. Harga tomat yang tadinya sekitar 7 ribu kini menjadi Rp 15 ribu. Sedangkan harga cabai rawit kisaran Rp 70 ribu. Padahal normalnya Rp 30 ribu.

“Untuk cabai memang masih fluktuatif. Sempat di angka Rp 80 ribu, hari ini (kemarin, Red) ada sedikit penurunan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok bukan dikarenakan penerapan PPKM Darurat. Mengingat distribusi bahan pokok tidak ada hambatan selama kebijakan itu berlangsung. Sehingga pasokan bahan pokok di pasaran masih bisa berjalan. Kenaikan harga yang terjadi, kata Yanuar, dipengaruhi meningkatnya permintaan konsumen saat ini. Disaat yang sama, dibarengi dengan pasokan barang yang berkurang.

“Sehingga terjadi hukum ekonomi, dan akhirnya komoditas itu mengalami kenaikan harga di pasar,” katanya.

Dia menyebut, berkurangnya pasokan barang sebagian besar terjadi untuk komoditas hortikultura. Misalnya cabai, tomat, dan sayuran. Beberapa komoditas itu mengalami pengurangan pasokan karena dikarenakan faktor cuaca juga.

“Dari petani hasilnya kurang bagus kemungkinan karena faktor cuaca. Sehingga itu membuat pasokan berkurang,” beber Yanuar. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo– Beberapa bahan pokok di pasar mengalami kenaikan harga. Diantara seluruh bahan pokok, hanya komoditas hortikultura yang harganya cukup melonjak. Selebihnya, kenaikan harga dinilai masih dalam batas wajar.

Misalnya saja, untuk harga daging ayam yang dibandrol sekitar Rp 32 ribu per kilogram. Kemudian harga daging sapi yang relatif stabil di harga Rp 110 ribu.

Namun harga cabai rawit dan tomat beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan. Harga tomat yang tadinya sekitar 7 ribu kini menjadi Rp 15 ribu. Sedangkan harga cabai rawit kisaran Rp 70 ribu. Padahal normalnya Rp 30 ribu.

“Untuk cabai memang masih fluktuatif. Sempat di angka Rp 80 ribu, hari ini (kemarin, Red) ada sedikit penurunan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok bukan dikarenakan penerapan PPKM Darurat. Mengingat distribusi bahan pokok tidak ada hambatan selama kebijakan itu berlangsung. Sehingga pasokan bahan pokok di pasaran masih bisa berjalan. Kenaikan harga yang terjadi, kata Yanuar, dipengaruhi meningkatnya permintaan konsumen saat ini. Disaat yang sama, dibarengi dengan pasokan barang yang berkurang.

“Sehingga terjadi hukum ekonomi, dan akhirnya komoditas itu mengalami kenaikan harga di pasar,” katanya.

Dia menyebut, berkurangnya pasokan barang sebagian besar terjadi untuk komoditas hortikultura. Misalnya cabai, tomat, dan sayuran. Beberapa komoditas itu mengalami pengurangan pasokan karena dikarenakan faktor cuaca juga.

“Dari petani hasilnya kurang bagus kemungkinan karena faktor cuaca. Sehingga itu membuat pasokan berkurang,” beber Yanuar. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/