alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Menko Airlangga Harapkan Dukungan Tiongkok dalam Presidensi G20

JAKARTA—Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Lu Kang, Selasa (12/4/2022). Airlangga mengaku, Indonesia mengharapkan dukungan Tiongkok dalam penyelenggaraan Presidensi G20 tahun ini. Terlebih, saat ini tensi geopolitik sedang meningkat akibat konflik Rusia-Ukraina.

Indonesia akan mengangkat sejumlah isu penting dalam Presidensi G20 nanti. Termasuk pengaruh dan dampak terhadap ekonomi dunia akibat konflik Rusia-Ukraina. Misalnya, dampak terhadap energi, komoditas pangan, dan inflasi. Selain itu, juga ketahanan kesehatan global menghadapi pandemi.

Airlangga mengatakan, Indonesia sudah mengundang seluruh negara G20 untuk hadir. “Indonesia berharap Presiden RRT juga hadir pada penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (13/4).

Airlangga menambahkan, hubungan Indonesia dengan Tiongkok sudah terjalin erat sejak lama. Hubungan keduanya menciptakan kerja sama di berbagai bidang.

Dalam perdagangan, Tiongkok menjadi salah satu mitra Indonesia. Saat ini, nilai perdagangan Indonesia-Tiongkok mencapai USD 100 miliar.

Investasi Tiongkok juga terus meningkat dan termasuk dalam lima besar negara investor terbesar bagi Indonesia. Salah satu investasi RRT yakni hilirisasi industri dan pembukaan politeknik industri.

Investasi ini memiliki dampak pada peningkatan kapasitas pendidikan. Hal ini membuka peluang bagi ekspor Indonesia untuk dapat beralih dari bahan baku menjadi produk olahan.

JAKARTA—Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Lu Kang, Selasa (12/4/2022). Airlangga mengaku, Indonesia mengharapkan dukungan Tiongkok dalam penyelenggaraan Presidensi G20 tahun ini. Terlebih, saat ini tensi geopolitik sedang meningkat akibat konflik Rusia-Ukraina.

Indonesia akan mengangkat sejumlah isu penting dalam Presidensi G20 nanti. Termasuk pengaruh dan dampak terhadap ekonomi dunia akibat konflik Rusia-Ukraina. Misalnya, dampak terhadap energi, komoditas pangan, dan inflasi. Selain itu, juga ketahanan kesehatan global menghadapi pandemi.

Airlangga mengatakan, Indonesia sudah mengundang seluruh negara G20 untuk hadir. “Indonesia berharap Presiden RRT juga hadir pada penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (13/4).

Airlangga menambahkan, hubungan Indonesia dengan Tiongkok sudah terjalin erat sejak lama. Hubungan keduanya menciptakan kerja sama di berbagai bidang.

Dalam perdagangan, Tiongkok menjadi salah satu mitra Indonesia. Saat ini, nilai perdagangan Indonesia-Tiongkok mencapai USD 100 miliar.

Investasi Tiongkok juga terus meningkat dan termasuk dalam lima besar negara investor terbesar bagi Indonesia. Salah satu investasi RRT yakni hilirisasi industri dan pembukaan politeknik industri.

Investasi ini memiliki dampak pada peningkatan kapasitas pendidikan. Hal ini membuka peluang bagi ekspor Indonesia untuk dapat beralih dari bahan baku menjadi produk olahan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/