alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Saturday, 25 September 2021

Kunjungan Wisata Lokal di Kab Probolinggo Masih Minim

BENTAR, Radar Bromo – Walau tempat wisata lokal di Kabupaten Probolinggo sudah dibuka, sektor ini masih terpuruk. Kunjungan wisatawan lokal masih sangat minim. Bahkan, hingga akhir pekan kemarin, kunjungan tempat wisata lokal tidak sampai 5 persen dari kondisi normal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto melalui Kasi Destinasi, Musa. Saat dikonfirmasi kemarin, sejak awal tempat wisata di Kabupaten setempat dibuka, pihaknya terus melakukan monitoring. Terutama, dalam hal penerapan prokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sebab, wisata dibuka karena PPKM masuk level II, dan wajib terapkan prokes.

”Semua tempat wisata sudah dibuka dan prokes secara ketat telah diberlakukan. Baik itu bagi pengelola, pelaku usaha wisata maupun pengunjung,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (12/9).

HARUS PROKES: Pengunjung di Pantai Bentar hendak masuk melalui pintu gerbang. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Musa mengaku, masih sangat sedikit pengunjung yang datang ke tempat wisata lokal Kabupaten. Usai dibuka, tingkat jumlah kunjungan wisatawan, perkiraan masih belum sampai 5 persen dari kondisi normal. Seperti halnya wisata pantai Bentar Gending, kondisi normal sebelum pandemi, di hari libur Sabtu-Minggu, kunjungan bisa sampai 500 orang. Namun, kemarin tingkat kunjungan hanya berkisar 20 pengunjung.

”Pengunjung yang datang ke tempat wisata lokal Kabupaten Probolinggo, masih sangat sedikit mas. Perkiraan hanya 5 persen dari kondisi normal,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Musa, pihaknya optimistis secara perlahan dan bertahap, kunjungan wisata akan terus meningkat. Dengan harapan, dapat meningkatkan ekonomi di sektor pariwisata Kabupaten setempat. ”Semoga saja, tingkat kunjungan wisata kembali normal dan tingkatkan ekonomi di sektor pariwisata,” harapnya. (mas/fun)

BENTAR, Radar Bromo – Walau tempat wisata lokal di Kabupaten Probolinggo sudah dibuka, sektor ini masih terpuruk. Kunjungan wisatawan lokal masih sangat minim. Bahkan, hingga akhir pekan kemarin, kunjungan tempat wisata lokal tidak sampai 5 persen dari kondisi normal.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto melalui Kasi Destinasi, Musa. Saat dikonfirmasi kemarin, sejak awal tempat wisata di Kabupaten setempat dibuka, pihaknya terus melakukan monitoring. Terutama, dalam hal penerapan prokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sebab, wisata dibuka karena PPKM masuk level II, dan wajib terapkan prokes.

”Semua tempat wisata sudah dibuka dan prokes secara ketat telah diberlakukan. Baik itu bagi pengelola, pelaku usaha wisata maupun pengunjung,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (12/9).

HARUS PROKES: Pengunjung di Pantai Bentar hendak masuk melalui pintu gerbang. (Foto: Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Musa mengaku, masih sangat sedikit pengunjung yang datang ke tempat wisata lokal Kabupaten. Usai dibuka, tingkat jumlah kunjungan wisatawan, perkiraan masih belum sampai 5 persen dari kondisi normal. Seperti halnya wisata pantai Bentar Gending, kondisi normal sebelum pandemi, di hari libur Sabtu-Minggu, kunjungan bisa sampai 500 orang. Namun, kemarin tingkat kunjungan hanya berkisar 20 pengunjung.

”Pengunjung yang datang ke tempat wisata lokal Kabupaten Probolinggo, masih sangat sedikit mas. Perkiraan hanya 5 persen dari kondisi normal,” ungkapnya.

Meski demikian, kata Musa, pihaknya optimistis secara perlahan dan bertahap, kunjungan wisata akan terus meningkat. Dengan harapan, dapat meningkatkan ekonomi di sektor pariwisata Kabupaten setempat. ”Semoga saja, tingkat kunjungan wisata kembali normal dan tingkatkan ekonomi di sektor pariwisata,” harapnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU