alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Putar Ekonomi, Dukung Daya Beli Masyarakat Jelang Lebaran

PASURUAN, Radar Bromo – Meski mobilitasnya dibatasi, masyarakat diharapkan tetap bisa melewati Lebaran tahun ini dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga. Sebab pemerintah sudah mengucurkan bantuan sosial di hari-hari terakhir sebelum Idul Fitri.

Bantuan yang menyasar warga terdampak pandemi Covid-19 itu sekaligus menjadi stimulus untuk mendongkrak daya beli.

Asisten Kesra Kota Pasuruan Agus Fadjar menyampaikan, jumlah penerima bantuan dampak Covid-19 cukup banyak. Jumlahnya mencapai sekitar 68 persen dari jumlah KK seluruhnya. Bantuan bersumber dari pemerintah pusat dan daerah. Sebagian besar, bantuan untuk warga terdampak pandemi Covid-19 itu berasal dari pemerintah pusat. Yang tidak terkover kemudian dikucur dari daerah.

“Dari pusat ada sebanyak 35.706 KK penerima bantuan,” kata Agus.

Sedangkan bantuan yang dialokasikan dari APBD Kota Pasuruan, menyasar 9.366 KK. Agus menyebut, ribuan penerima bantuan itu terbagi dua. Yakni bantuan sosial sebanyak 6.203 KK. Dan bantuan ekonomi menyasar 3.163 KK. “Nilai bantuannya sama, sebesar Rp 200 ribu per bulan,” ujarnya.

Agus menambahkan, bantuan itu diberikan selama empat bulan. Mulai Januari hingga April 2021. Sehingga dalam pencairannya, direkap. Masing-masing menerima bantuan totalnya Rp 800 ribu. Dia mengaku, pencairan bantuan ekonomi sudah tuntas akhir pekan lalu. Pihaknya kini tengah menyelesaikan penyaluran bantuan sosial.

“Senin dan hari ini (kemarin, Red) proses penyaluran bantuan sosial,” kata Agus.

Agus berharap, bantuan yang disalurkan sebelum lebaran bisa mendongkrak daya beli masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

“Penyaluran bantuan yang diproses sebelum lebaran ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat,” tandasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Meski mobilitasnya dibatasi, masyarakat diharapkan tetap bisa melewati Lebaran tahun ini dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga. Sebab pemerintah sudah mengucurkan bantuan sosial di hari-hari terakhir sebelum Idul Fitri.

Bantuan yang menyasar warga terdampak pandemi Covid-19 itu sekaligus menjadi stimulus untuk mendongkrak daya beli.

Asisten Kesra Kota Pasuruan Agus Fadjar menyampaikan, jumlah penerima bantuan dampak Covid-19 cukup banyak. Jumlahnya mencapai sekitar 68 persen dari jumlah KK seluruhnya. Bantuan bersumber dari pemerintah pusat dan daerah. Sebagian besar, bantuan untuk warga terdampak pandemi Covid-19 itu berasal dari pemerintah pusat. Yang tidak terkover kemudian dikucur dari daerah.

“Dari pusat ada sebanyak 35.706 KK penerima bantuan,” kata Agus.

Sedangkan bantuan yang dialokasikan dari APBD Kota Pasuruan, menyasar 9.366 KK. Agus menyebut, ribuan penerima bantuan itu terbagi dua. Yakni bantuan sosial sebanyak 6.203 KK. Dan bantuan ekonomi menyasar 3.163 KK. “Nilai bantuannya sama, sebesar Rp 200 ribu per bulan,” ujarnya.

Agus menambahkan, bantuan itu diberikan selama empat bulan. Mulai Januari hingga April 2021. Sehingga dalam pencairannya, direkap. Masing-masing menerima bantuan totalnya Rp 800 ribu. Dia mengaku, pencairan bantuan ekonomi sudah tuntas akhir pekan lalu. Pihaknya kini tengah menyelesaikan penyaluran bantuan sosial.

“Senin dan hari ini (kemarin, Red) proses penyaluran bantuan sosial,” kata Agus.

Agus berharap, bantuan yang disalurkan sebelum lebaran bisa mendongkrak daya beli masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan lebaran.

“Penyaluran bantuan yang diproses sebelum lebaran ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/