alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jangan Kalap Belanja Kebutuhan Lebaran

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Masyarakat diminta tak perlu memborong saat berbelanja kebutuhan Lebaran. Apalagi dengan bahan pokok. Jangan khawatir kehabisan. Pemkot Pasuruan memastikan persediaan bahan pokok masih aman. Bahkan bisa memenuhi permintaan pasar hingga setelah Lebaran.

Asisten Perekonomian Kota Pasuruan Yudhi Harnendro menyampaikan, pihaknya terus mengawasi perubahan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Dari 20 item bahan pokok di pasaran, hampir seluruhnya stabil. Kalaupun terjadi kenaikan, juga tak signifikan. Yudhi menyebut kenaikan sempat terjadi untuk harga cabai.

“Harga cabai dalam dua hari ini naik. Sabtu lalu naik Rp 1 ribu. Hari ini naik lagi Rp 5 ribu,” kata Yudhi.

Saat ini, harga cabai biasa per kilogram dibanderol Rp 46.500. Sedangkan cabai rawit Rp 53.000. “Kenaikannya tidak terlalu tinggi. Ada juga beberapa bahan pokok yang turun,” sebutnya.

Harga daging ayam yang normalnya Rp 35 ribu per kilogram kini menjadi Rp 40 ribu. Sedangkan daging sapi juga cenderung naik. Hingga kini di harga Rp 115 ribu. Kenaikan juga terjadi untuk komoditas telur. Dari Rp 22.000 menjadi Rp 22.500.

“Biasanya dalam momen Lebaran harga daging tinggi karena meningkatnya permintaan. Tapi hari ini (kemarin, Red) masih fluktuatif, perubahan harga naik antara Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu,” bebernya.

Dia memastikan kenaikan harga yang terjadi bukan karena minimnya pasokan komoditas. Melainkan akibat meningkatnya permintaan dibanding kondisi normal. “Orang belanja dalam waktu bersamaan itu yang kemudian memicu kenaikan. Tapi secara umum cenderung stabil,” katanya.

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengimbau masyarakat tak kalap dalam berbelanja kebutuhan lebaran. Apalagi sampai memborong barang-barang dalam karena khawatir terjadi kelangkaan. Untuk itu masyarakat diminta berbelanja sesuai kebutuhan saja.

“Memang daya beli masyarakat saat ini lagi bergairah dengan stimulan bantuan dari pusat maupun daerah. Tapi supply and demand di pasar saya rasa masih seimbang,” kata Adi.

Pihaknya memastikan persediaan bahan pokok tetap aman dalam momentum lebaran. Sekalipun ada kenaikan harga, sejauh ini tidak begitu signifikan. Pemkot akan terus memantau perubahan harga bahan pokok. Baik menjelang Lebaran hingga setelahnya.

“Selalu kami pantau karena berkaitan dengan harga ini sangat dinamis. Perubahannya day to day. Tapi sejauh ini kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar,” jelasnya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Masyarakat diminta tak perlu memborong saat berbelanja kebutuhan Lebaran. Apalagi dengan bahan pokok. Jangan khawatir kehabisan. Pemkot Pasuruan memastikan persediaan bahan pokok masih aman. Bahkan bisa memenuhi permintaan pasar hingga setelah Lebaran.

Asisten Perekonomian Kota Pasuruan Yudhi Harnendro menyampaikan, pihaknya terus mengawasi perubahan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Dari 20 item bahan pokok di pasaran, hampir seluruhnya stabil. Kalaupun terjadi kenaikan, juga tak signifikan. Yudhi menyebut kenaikan sempat terjadi untuk harga cabai.

“Harga cabai dalam dua hari ini naik. Sabtu lalu naik Rp 1 ribu. Hari ini naik lagi Rp 5 ribu,” kata Yudhi.

Mobile_AP_Half Page

Saat ini, harga cabai biasa per kilogram dibanderol Rp 46.500. Sedangkan cabai rawit Rp 53.000. “Kenaikannya tidak terlalu tinggi. Ada juga beberapa bahan pokok yang turun,” sebutnya.

Harga daging ayam yang normalnya Rp 35 ribu per kilogram kini menjadi Rp 40 ribu. Sedangkan daging sapi juga cenderung naik. Hingga kini di harga Rp 115 ribu. Kenaikan juga terjadi untuk komoditas telur. Dari Rp 22.000 menjadi Rp 22.500.

“Biasanya dalam momen Lebaran harga daging tinggi karena meningkatnya permintaan. Tapi hari ini (kemarin, Red) masih fluktuatif, perubahan harga naik antara Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu,” bebernya.

Dia memastikan kenaikan harga yang terjadi bukan karena minimnya pasokan komoditas. Melainkan akibat meningkatnya permintaan dibanding kondisi normal. “Orang belanja dalam waktu bersamaan itu yang kemudian memicu kenaikan. Tapi secara umum cenderung stabil,” katanya.

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengimbau masyarakat tak kalap dalam berbelanja kebutuhan lebaran. Apalagi sampai memborong barang-barang dalam karena khawatir terjadi kelangkaan. Untuk itu masyarakat diminta berbelanja sesuai kebutuhan saja.

“Memang daya beli masyarakat saat ini lagi bergairah dengan stimulan bantuan dari pusat maupun daerah. Tapi supply and demand di pasar saya rasa masih seimbang,” kata Adi.

Pihaknya memastikan persediaan bahan pokok tetap aman dalam momentum lebaran. Sekalipun ada kenaikan harga, sejauh ini tidak begitu signifikan. Pemkot akan terus memantau perubahan harga bahan pokok. Baik menjelang Lebaran hingga setelahnya.

“Selalu kami pantau karena berkaitan dengan harga ini sangat dinamis. Perubahannya day to day. Tapi sejauh ini kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar,” jelasnya. (tom/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2