alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bank Jatim Launching Program KURMA untuk UMKM Kota Pasuruan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANK Jatim terus berinovasi dan mendukung program Kota Pasuruan menuju Smart City. Salah satunya lewat upaya mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) naik kelas. Selain membantu pengembangan usaha lewat permodalan dengan Program KURMA, Bank Jatim juga memudahkan pembayaran secara cashless, transaksi lewat QRIS.

Senin (10/05) Program Si Kurma diluncurkan langsung oleh Wali Kota Pasuruan Drs. H. Saifullah Yusuf di Gedung Kesenian Kota Pasuruan. Kredit Usaha Rakyat Mandiri atau KURMA ini diharapkan bisa mendukung Pasuruan Kota Madinah yang Maju Ekonominya.

”Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Jatim yang merespons Pasuruan Kota Madinah lewat Program KURMA. Lewat bantuan modal kepada UMKM inilah, Kota Pasuruan bisa Maju Ekonominya sesuai dengan visi Kota Madinah. Yaitu, Maju Ekonominya, Indah Kotanya, dan Harmonis warganya,” ungkap wali kota yang akrab dipanggil Gus Ipul ini.

BANTU UMKM: Lewat transaksi nontunai/cashless atau QRIS, UMKM dapat langsung melakukan transaksi jual-beli lebih mudah dan cepat dengan scan barcode. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan Deddy Adjie Wijaya SE MM mengatakan, upaya mendorong program UMKM Naik Kelas dilakukan lewat beberapa upaya. Pertama, penguatan kelembagaan UMKM lewat pendampingan. Dari perizinan sampai manajemen usaha. Kedua, peningkatan kapasitas, baik produksi, manajemen, sampai pemasaran. Ketiga, penguatan permodalan.

”Permodalan ini kita dukung lewat Program KURMA, termasuk digitalisasi perbankan lewat program QRIS,” ungkapnya.

Program KURMA ini merupakan fasilitas pembiayaan yang dibuat khusus oleh Bank Jatim Pasuruan untuk Kota Pasuruan. Program ini dikhususkan untuk kredit usaha mikro dan kecil. Usaha mikro adalah usaha yang asetnya di bawah Rp 50 juta dan omzet Rp 300 juta ke bawah. Sedangkan usaha kecil asetnya Rp 50 juta sampai Rp300 juta dengan omzet Rp 300 juta sampai Rp 2,5 miliar.

BERI PENDAMPINGAN: Bank Jatim membuat Klinik UMKM untuk memberikan pendampingan kepada UMKM di Pasuruan. Dari kiri ke kanan, Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan Deddy Adjie Wijaya SE MM, Wali Kota Pasuruan Drs H Saifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Adi Wibowo STP MSi, dan Pj Sekda Anom Surahno SH MSi. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Senin (10/5), sudah ada tiga UMKM yang diberi bantuan permodalan lewat Program KURMA dengan nilai Rp 200 juta, Rp 150 juta, dan Rp 40 juta.

Tak hanya itu. Bank Jatim Pasuruan dalam setahun ini juga membuat Klinik UMKM. Program itu dibuat sebagai bentuk kepedulian kepada UMKM. Dalam Klinik UMKM ini, Bank Jatim rutin memberikan pendampingan agar UMKM bisa maju dan bisa sharing terkait permasalahan yang terjadi.

DUKUNG PROGRAM: Bank Jatim Pasuruan mendukung rebranding Becak Wisata yang dilaksanakan Minggu 9 Mei 2021 di Gedung Kesenian. Ada 250 becak yang di-rebranding untuk turut mendukung program Pasuruan Kota Madinah. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, Bank Jatim memberikan fasilitas lewat QRIS atau program transaksi cashless sehingga tidak lagi pakai uang tunai. QRIS ini diberikan gratis kepada pelaku UMKM. Bisa diakses dengan berbagai uang digital. Mulai OVO, Gopay, Shopeepay, Dana, dan sebagainya.

”Hari ini, sebanyak 25 UMKM yang ikut pameran di Gedung Kesenian sudah bisa transaksi lewat QRIS. Dan, kita targetkan ada 1.000 QRIS yang sudah bisa diaplikasikan untuk UMKM di Kota Pasuruan,” ujarnya. (eka/*)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANK Jatim terus berinovasi dan mendukung program Kota Pasuruan menuju Smart City. Salah satunya lewat upaya mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) naik kelas. Selain membantu pengembangan usaha lewat permodalan dengan Program KURMA, Bank Jatim juga memudahkan pembayaran secara cashless, transaksi lewat QRIS.

Senin (10/05) Program Si Kurma diluncurkan langsung oleh Wali Kota Pasuruan Drs. H. Saifullah Yusuf di Gedung Kesenian Kota Pasuruan. Kredit Usaha Rakyat Mandiri atau KURMA ini diharapkan bisa mendukung Pasuruan Kota Madinah yang Maju Ekonominya.

”Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Jatim yang merespons Pasuruan Kota Madinah lewat Program KURMA. Lewat bantuan modal kepada UMKM inilah, Kota Pasuruan bisa Maju Ekonominya sesuai dengan visi Kota Madinah. Yaitu, Maju Ekonominya, Indah Kotanya, dan Harmonis warganya,” ungkap wali kota yang akrab dipanggil Gus Ipul ini.

Mobile_AP_Half Page

BANTU UMKM: Lewat transaksi nontunai/cashless atau QRIS, UMKM dapat langsung melakukan transaksi jual-beli lebih mudah dan cepat dengan scan barcode. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan Deddy Adjie Wijaya SE MM mengatakan, upaya mendorong program UMKM Naik Kelas dilakukan lewat beberapa upaya. Pertama, penguatan kelembagaan UMKM lewat pendampingan. Dari perizinan sampai manajemen usaha. Kedua, peningkatan kapasitas, baik produksi, manajemen, sampai pemasaran. Ketiga, penguatan permodalan.

”Permodalan ini kita dukung lewat Program KURMA, termasuk digitalisasi perbankan lewat program QRIS,” ungkapnya.

Program KURMA ini merupakan fasilitas pembiayaan yang dibuat khusus oleh Bank Jatim Pasuruan untuk Kota Pasuruan. Program ini dikhususkan untuk kredit usaha mikro dan kecil. Usaha mikro adalah usaha yang asetnya di bawah Rp 50 juta dan omzet Rp 300 juta ke bawah. Sedangkan usaha kecil asetnya Rp 50 juta sampai Rp300 juta dengan omzet Rp 300 juta sampai Rp 2,5 miliar.

BERI PENDAMPINGAN: Bank Jatim membuat Klinik UMKM untuk memberikan pendampingan kepada UMKM di Pasuruan. Dari kiri ke kanan, Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan Deddy Adjie Wijaya SE MM, Wali Kota Pasuruan Drs H Saifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Adi Wibowo STP MSi, dan Pj Sekda Anom Surahno SH MSi. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Senin (10/5), sudah ada tiga UMKM yang diberi bantuan permodalan lewat Program KURMA dengan nilai Rp 200 juta, Rp 150 juta, dan Rp 40 juta.

Tak hanya itu. Bank Jatim Pasuruan dalam setahun ini juga membuat Klinik UMKM. Program itu dibuat sebagai bentuk kepedulian kepada UMKM. Dalam Klinik UMKM ini, Bank Jatim rutin memberikan pendampingan agar UMKM bisa maju dan bisa sharing terkait permasalahan yang terjadi.

DUKUNG PROGRAM: Bank Jatim Pasuruan mendukung rebranding Becak Wisata yang dilaksanakan Minggu 9 Mei 2021 di Gedung Kesenian. Ada 250 becak yang di-rebranding untuk turut mendukung program Pasuruan Kota Madinah. (Foto: Erri Kartika/Jawa Pos Radar Bromo)

Selain itu, Bank Jatim memberikan fasilitas lewat QRIS atau program transaksi cashless sehingga tidak lagi pakai uang tunai. QRIS ini diberikan gratis kepada pelaku UMKM. Bisa diakses dengan berbagai uang digital. Mulai OVO, Gopay, Shopeepay, Dana, dan sebagainya.

”Hari ini, sebanyak 25 UMKM yang ikut pameran di Gedung Kesenian sudah bisa transaksi lewat QRIS. Dan, kita targetkan ada 1.000 QRIS yang sudah bisa diaplikasikan untuk UMKM di Kota Pasuruan,” ujarnya. (eka/*)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2