alexametrics
27.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bank Jatim Cab Kraksaan Dukung Pemkab Probolinggo Permudah Perizinan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANK Jatim Cabang Kraksaan, terus mendukung komitmen Pemkab Probolinggo. Salah satunya melalui inovasi dalam meningkatkan percepatan, kemudahan, efisiensi, dan efektivitas proses perizinan kepada masyarakat yang memicu pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terutama, di masa pandemi Covid-19.

Untuk memuluskan semua itu, Bank Jatim Cabang Kraksaan bersinergi dengan Pemkab Probolinggo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Senin (10/5), mereka me-launching Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terintegrasi Online Single Submition (SIPINTER OSS) dan Virtual Account E- Retribusi IMB di Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

KOMITMEN BERSAMA: Penandatanganan komitmen bersama Penyederhanaan Layanan Perizinan dengan SIPINTER OSS melibatkan OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Launching digelar di Pendapa Kabupetan Probolinggo, di Jalan Ahmad Yani, Kota Probolinggo. Karena masih masa pandemi Covid-19, kegiatan ini digelar terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Acara dibuka Bupati Probolinggo yang diwakili Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, S.H., M.H.

Hanya ada 30 undangan yang hadir secara langsung. Selain Sekda dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, ada juga Asis­ten 1 dan Asisten 2 Pemkab Probolinggo. Kabid Pelayanan DPM-PTSP Provinsi Jawa Timur, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Probo­linggo, Ketua PC NU Kraksaan, serta sejumlah kepala dinas, kepala badan, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Probo­linggo.

Dalam pidato Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. yang disampaikan Sekda Soeparwiyono, Bupati begitu mengapresiasi komitmen pelayanan publik DPM-PTSP bersama Bank Jatim Cabang Kraksaan. Yakni, telah melahirkan inovasi penyederhanaan pelayanan proses perizinan, persyaratan perizinan, dan jangka waktu pelayanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur.

SIPINTER OSS merupakan sistem informasi media pengurusan izin dan pemenuhan komitmen yang diperlukan sebagai syarat disetujuinya proses penerbitan izin oleh aplikasi OSS yang dimiliki Pemerintah Pusat, selaku penyelenggara penerbitan izin.

Sedangkan, Virtual Account E- Retribusi IMB merupakan kartu rekening virtual yang berbentuk sejumlah nomor ID. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar retribusi IMB dan sangat bermanfaat bagi pengusaha dalam bertransaksi. Melalui Virtual Account, membuat proses pembayaran menjadi lebih mudah dan praktis.

Dalam pidatonya, Bupati menilai launching program ini sangat tepat. Karena bermuara pada kepentingan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bahkan, boleh dibilang sangat ditunggu-tunggu masyarakat.

MOBILE: Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono meninjau mobil kas keliling milik Bank Jatim Cabang Kraksaan, yang baru saja datang. Dengan mobil ini, pelayanan Bank Jatim Cabang Kraksaan semakin menjangkau masyarakat di 24 kecamatan.

Menurutnya, layanan publik yang terbetuk dalam SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB, merupakan bukti komitmen dalam meningkatkan kemajuan daerah. Bupati juga mengimbau kepala OPD terkait, mendukungnya dengan menempatkan petu­gas loket yang mumpuni dan kompeten sesuai standar layanan.

Bupati juga mengapresiasi DPM PTSP Kabupaten Probolinggo, yang telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian PAN RB terkait pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan sistim informasi layanan publik dengan kategori sangat baik.

Kepala DPM PTSP Kabupaten Probolinggo Kristina Ruliani, S.Sos., M.M., mengatakan selama ini masyarakat atau pemohon harus datang ke masing-masing OPD teknis. Proses penerbitan perizinan memakan waktu cukup lama.

“Persyaratannya juga bisa ganda. Sebab, bisa jadi masing-masing OPD memberlakukan persyaratan yang sama. Selain itu, masyarakat juga berpotensi menanggung biaya lain di luar yang sudah ditentukan. Belum lagi pejabat tidak di tempat, sehingga rekomendasi tak kunjung turun. Membuat proses perizinan menjadi berbelit-belit dan lama,” ujarnya.

Namun, masalah seperti itu kini telah diberantas. Dengan di-launching-nya SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB, dapat dipastikan proses perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPM-PTSP Kabupaten Probolinggo jadi lebih mudah, cepat, efektif, dan efisien.

Menurutnya, banyak keunggulan SIPINTER OSS. Di antaranya, sudah terintegrasi dengan OSS Pemerintah Pusat. Di dalamnya, bukan hanya ada penyederhanaan proses perizinan, tapi juga memudahkan masyarakat. Karena, dapat meringkas persyaratan secara otomastis dan menghindari persyaratan bersifat ganda.

Penerapan SIPINTER OSS yang mengadopsi sistem digitalisasi, memungkinkan semua dokumen berbentuk soft copy, sehingga hemat kertas alias paperless. Demikian juga dengan tanda tangan.

“Tanda tangan pejabat terkait sudah digitalisasi. Jadi, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sekalipun pejabat OPD terkait tidak di tempat, bukan alasan lagi untuk menahan berlama-lama proses penerbitan perizinan,” jelasnya.

Kristina menyebutkan, bila dulu proses penerbitan izin lokasi sampai ada yang 1 bulan, dengan SIPINTER OSS, maksimal 2 hari. Asalkan berkasnya lengkap.

“Terkait penerbitan izin lingkungan hingga amdal, paling lama 115 hari. Untuk IMB yang biasanya sampai bulanan, dengan adanya SIPINTER OSS maksimal 2 hari,” ungkapnya.

Kemarin, launching ditandai penekanan tombol sirine oleh Sekda H. Soeparwiyono. Ia didampingi Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto; Kepala DPMPTSP Jatim dan DPMPTSP Kabupaten Probolinggo; dan Kepala Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo.

MoU: Kepala DPM PTSP Kabupaten Probolinggo Kristina Ruliani, S.Sos., M.M., bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto menandatangani MoU penerapan SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB disaksikan Sekda H. Soeparwiyono.

Usai penekanan tombol sirine, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka mempercepat investasi atau proses Perizinan di Kabupaten Probolinggo, Penyederhanaan Layanan Perizinan dengan SIPINTER OSS. Menyusul penandatangan MoU antara pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Kepala DPM-PTSP, dan Sekda Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto mengatakan, Bank Jatim adalah bank pemerintah daerah baik pemerintah propinsi, kabupaten dan kota se- Jawa Timur, serta milik masyarakat Jawa Timur.

”Sebagai Bank Pemegang Rekening Keuangan Daerah, kami wajib memberikan support yang maksimal kepada Pemkab Probolinggo, dalam bentuk sinergitas di semua lini. Demi mewujudkan pelaksanaan pelayanan yang cepat, mudah, efisien, efektif, serta kapan saja dan di mana saja. Salah satu bentuk sinergitas tersebut adalah implementasi pembayaran IMB menggunakan Virtual Account Bank Jatim,” ujarnya.

Pembayaran virtual account ini bisa dilakukan melalui semua bank dan bisa melalui semua channel bank tersebut. “Ke depan kami akan terus bekerja sama dengan Pemkab Probolinggo dalam memberikan pelayanan yang terbaik serta berbagai terobosan yang diperlukan, sehingga Kabupaten Probolinggo menjadi Endless Probolinggo. Yang senantiasa tiada akhir untuk meningkatkan dan menumbuhkan berbagai sektor perekonomian. Tentunya, berujung pada kesejahteraan masyarakat Kabupetan Probolinggo. Yang tak kalah penting adalah senantiasa memberikan perubahan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Salah satu pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kabupaten Probolinggo Cipto Sentosa, mengaku bersyukur dengan di-launching-nya SIPINTER OSS. Ia berharap ke depan terjadi pertumbuhan investasi yang tinggi. “Kemudahan ini harus disosialisasikan, agar diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Semoga dengan sistem ini apapun peraturan baru dari pusat, tidak lagi menjadi halangan untuk segera adaptif diterapkan langsung di daerah,” harapnya. (*/el)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANK Jatim Cabang Kraksaan, terus mendukung komitmen Pemkab Probolinggo. Salah satunya melalui inovasi dalam meningkatkan percepatan, kemudahan, efisiensi, dan efektivitas proses perizinan kepada masyarakat yang memicu pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terutama, di masa pandemi Covid-19.

Untuk memuluskan semua itu, Bank Jatim Cabang Kraksaan bersinergi dengan Pemkab Probolinggo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Senin (10/5), mereka me-launching Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terintegrasi Online Single Submition (SIPINTER OSS) dan Virtual Account E- Retribusi IMB di Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

KOMITMEN BERSAMA: Penandatanganan komitmen bersama Penyederhanaan Layanan Perizinan dengan SIPINTER OSS melibatkan OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Mobile_AP_Half Page

Launching digelar di Pendapa Kabupetan Probolinggo, di Jalan Ahmad Yani, Kota Probolinggo. Karena masih masa pandemi Covid-19, kegiatan ini digelar terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Acara dibuka Bupati Probolinggo yang diwakili Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, S.H., M.H.

Hanya ada 30 undangan yang hadir secara langsung. Selain Sekda dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, ada juga Asis­ten 1 dan Asisten 2 Pemkab Probolinggo. Kabid Pelayanan DPM-PTSP Provinsi Jawa Timur, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Probo­linggo, Ketua PC NU Kraksaan, serta sejumlah kepala dinas, kepala badan, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Probo­linggo.

Dalam pidato Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. yang disampaikan Sekda Soeparwiyono, Bupati begitu mengapresiasi komitmen pelayanan publik DPM-PTSP bersama Bank Jatim Cabang Kraksaan. Yakni, telah melahirkan inovasi penyederhanaan pelayanan proses perizinan, persyaratan perizinan, dan jangka waktu pelayanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur.

SIPINTER OSS merupakan sistem informasi media pengurusan izin dan pemenuhan komitmen yang diperlukan sebagai syarat disetujuinya proses penerbitan izin oleh aplikasi OSS yang dimiliki Pemerintah Pusat, selaku penyelenggara penerbitan izin.

Sedangkan, Virtual Account E- Retribusi IMB merupakan kartu rekening virtual yang berbentuk sejumlah nomor ID. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar retribusi IMB dan sangat bermanfaat bagi pengusaha dalam bertransaksi. Melalui Virtual Account, membuat proses pembayaran menjadi lebih mudah dan praktis.

Dalam pidatonya, Bupati menilai launching program ini sangat tepat. Karena bermuara pada kepentingan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bahkan, boleh dibilang sangat ditunggu-tunggu masyarakat.

MOBILE: Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono meninjau mobil kas keliling milik Bank Jatim Cabang Kraksaan, yang baru saja datang. Dengan mobil ini, pelayanan Bank Jatim Cabang Kraksaan semakin menjangkau masyarakat di 24 kecamatan.

Menurutnya, layanan publik yang terbetuk dalam SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB, merupakan bukti komitmen dalam meningkatkan kemajuan daerah. Bupati juga mengimbau kepala OPD terkait, mendukungnya dengan menempatkan petu­gas loket yang mumpuni dan kompeten sesuai standar layanan.

Bupati juga mengapresiasi DPM PTSP Kabupaten Probolinggo, yang telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian PAN RB terkait pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan sistim informasi layanan publik dengan kategori sangat baik.

Kepala DPM PTSP Kabupaten Probolinggo Kristina Ruliani, S.Sos., M.M., mengatakan selama ini masyarakat atau pemohon harus datang ke masing-masing OPD teknis. Proses penerbitan perizinan memakan waktu cukup lama.

“Persyaratannya juga bisa ganda. Sebab, bisa jadi masing-masing OPD memberlakukan persyaratan yang sama. Selain itu, masyarakat juga berpotensi menanggung biaya lain di luar yang sudah ditentukan. Belum lagi pejabat tidak di tempat, sehingga rekomendasi tak kunjung turun. Membuat proses perizinan menjadi berbelit-belit dan lama,” ujarnya.

Namun, masalah seperti itu kini telah diberantas. Dengan di-launching-nya SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB, dapat dipastikan proses perizinan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPM-PTSP Kabupaten Probolinggo jadi lebih mudah, cepat, efektif, dan efisien.

Menurutnya, banyak keunggulan SIPINTER OSS. Di antaranya, sudah terintegrasi dengan OSS Pemerintah Pusat. Di dalamnya, bukan hanya ada penyederhanaan proses perizinan, tapi juga memudahkan masyarakat. Karena, dapat meringkas persyaratan secara otomastis dan menghindari persyaratan bersifat ganda.

Penerapan SIPINTER OSS yang mengadopsi sistem digitalisasi, memungkinkan semua dokumen berbentuk soft copy, sehingga hemat kertas alias paperless. Demikian juga dengan tanda tangan.

“Tanda tangan pejabat terkait sudah digitalisasi. Jadi, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Sekalipun pejabat OPD terkait tidak di tempat, bukan alasan lagi untuk menahan berlama-lama proses penerbitan perizinan,” jelasnya.

Kristina menyebutkan, bila dulu proses penerbitan izin lokasi sampai ada yang 1 bulan, dengan SIPINTER OSS, maksimal 2 hari. Asalkan berkasnya lengkap.

“Terkait penerbitan izin lingkungan hingga amdal, paling lama 115 hari. Untuk IMB yang biasanya sampai bulanan, dengan adanya SIPINTER OSS maksimal 2 hari,” ungkapnya.

Kemarin, launching ditandai penekanan tombol sirine oleh Sekda H. Soeparwiyono. Ia didampingi Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto; Kepala DPMPTSP Jatim dan DPMPTSP Kabupaten Probolinggo; dan Kepala Dinas Perkim Kabupaten Probolinggo.

MoU: Kepala DPM PTSP Kabupaten Probolinggo Kristina Ruliani, S.Sos., M.M., bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto menandatangani MoU penerapan SIPINTER OSS dan Virtual Account E-Retribusi IMB disaksikan Sekda H. Soeparwiyono.

Usai penekanan tombol sirine, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka mempercepat investasi atau proses Perizinan di Kabupaten Probolinggo, Penyederhanaan Layanan Perizinan dengan SIPINTER OSS. Menyusul penandatangan MoU antara pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Kepala DPM-PTSP, dan Sekda Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bank Jatim Cabang Kraksaan Wawan Budi Rachmanto mengatakan, Bank Jatim adalah bank pemerintah daerah baik pemerintah propinsi, kabupaten dan kota se- Jawa Timur, serta milik masyarakat Jawa Timur.

”Sebagai Bank Pemegang Rekening Keuangan Daerah, kami wajib memberikan support yang maksimal kepada Pemkab Probolinggo, dalam bentuk sinergitas di semua lini. Demi mewujudkan pelaksanaan pelayanan yang cepat, mudah, efisien, efektif, serta kapan saja dan di mana saja. Salah satu bentuk sinergitas tersebut adalah implementasi pembayaran IMB menggunakan Virtual Account Bank Jatim,” ujarnya.

Pembayaran virtual account ini bisa dilakukan melalui semua bank dan bisa melalui semua channel bank tersebut. “Ke depan kami akan terus bekerja sama dengan Pemkab Probolinggo dalam memberikan pelayanan yang terbaik serta berbagai terobosan yang diperlukan, sehingga Kabupaten Probolinggo menjadi Endless Probolinggo. Yang senantiasa tiada akhir untuk meningkatkan dan menumbuhkan berbagai sektor perekonomian. Tentunya, berujung pada kesejahteraan masyarakat Kabupetan Probolinggo. Yang tak kalah penting adalah senantiasa memberikan perubahan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Salah satu pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kabupaten Probolinggo Cipto Sentosa, mengaku bersyukur dengan di-launching-nya SIPINTER OSS. Ia berharap ke depan terjadi pertumbuhan investasi yang tinggi. “Kemudahan ini harus disosialisasikan, agar diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Semoga dengan sistem ini apapun peraturan baru dari pusat, tidak lagi menjadi halangan untuk segera adaptif diterapkan langsung di daerah,” harapnya. (*/el)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2