29.2 C
Probolinggo
Tuesday, May 30, 2023

Kebutuhan Pokok Relatif Stabil, Harga Minyak Goreng Tetap Tinggi

KANIGARAN, Radar Bromo – Memasuki pekan kedua Ramadan, harga kebutuhan pokok di Kota Probolinggo relatif stabil. Ada beberapa komoditas yang naik dan turun. Namun, masih dalam batas wajar. Komoditas yang paling tinggi masih minyak goreng.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, komoditas sejumlah kebutuhan pokok terpantau stabil. Gula pasir, misalnya. Harganya tetap Rp 13.167 per kilogram. Sementara beras premium stabil Rp 12 ribu per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada telur. Harganya per kilogram Rp 24 ribu. Namun, harga daging naik. Dari sebelumnya Rp 110 ribu menjadi Rp 113 ribu per kilogram. Sedangkan, harga cabai biasa turun dari Rp 36.667 ribu menjadi Rp 32.333 per kilogram. Begitu juga dengan cabai rawit. Turun dari Rp 32.333 menjadi Rp 30.667 per kilogram.

Baca Juga:  Mau Bulan Puasa, Harga Cabai di Pasuruan Naik, Minyak Goreng Mulai Turun

“Secara pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo, seperti Pasar Ketapang, Pasar Wonoasih, dan Pasar Gotong Royong, harga saat ini wajar,” ujarnya.

Kenaikan yang masih tinggi hanya minyak goreng. Minyak goreng kemasan dibanderol Rp 50 ribu per dua liter. Sementara, minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi Rp 14 ribu per liter. Kini, rata-rata dijual Rp 21 ribu per kilogram.

“Kalau yang kemasan ini dampak dari pencabutan aturan HET (harga eceran tertinggi) dan diserahkan ke pasar. Makanya harganya tinggi. Kalau yang curah ini bisa karena faktor distribusinya,” jelas Fitri. (riz/rud)

KANIGARAN, Radar Bromo – Memasuki pekan kedua Ramadan, harga kebutuhan pokok di Kota Probolinggo relatif stabil. Ada beberapa komoditas yang naik dan turun. Namun, masih dalam batas wajar. Komoditas yang paling tinggi masih minyak goreng.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, komoditas sejumlah kebutuhan pokok terpantau stabil. Gula pasir, misalnya. Harganya tetap Rp 13.167 per kilogram. Sementara beras premium stabil Rp 12 ribu per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada telur. Harganya per kilogram Rp 24 ribu. Namun, harga daging naik. Dari sebelumnya Rp 110 ribu menjadi Rp 113 ribu per kilogram. Sedangkan, harga cabai biasa turun dari Rp 36.667 ribu menjadi Rp 32.333 per kilogram. Begitu juga dengan cabai rawit. Turun dari Rp 32.333 menjadi Rp 30.667 per kilogram.

Baca Juga:  Hadiri Tempo-BNI The Bilateral Forum 2022, Ini Kata Menko Airlangga

“Secara pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo, seperti Pasar Ketapang, Pasar Wonoasih, dan Pasar Gotong Royong, harga saat ini wajar,” ujarnya.

Kenaikan yang masih tinggi hanya minyak goreng. Minyak goreng kemasan dibanderol Rp 50 ribu per dua liter. Sementara, minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi Rp 14 ribu per liter. Kini, rata-rata dijual Rp 21 ribu per kilogram.

“Kalau yang kemasan ini dampak dari pencabutan aturan HET (harga eceran tertinggi) dan diserahkan ke pasar. Makanya harganya tinggi. Kalau yang curah ini bisa karena faktor distribusinya,” jelas Fitri. (riz/rud)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru