alexametrics
25 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Ke Pasuruan, Gubernur Khofifah: Stok Bahan Pokok untuk Lebaran Aman

PASURUAN, Radar Bromo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pasar Besar Kota Pasuruan tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Minggu (9/5). Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Jawa Timur ini ingin memastikan persediaan dan harga bahan pokok di pasaran tetap stabil. Meski permintaan pembeli sedang melangit.

Didampingi Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Khofifah memantau kegiatan jual beli di pasar yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta tersebut. Dia berinteraksi dengan para pedagang di blok daging dan bumbu dapur. Dalam percakapan itu, Khofifah juga menggali perkembangan harga bahan pokok yang mutakhir dari para pedagang.

Untuk memastikan harga bahan pokok tidak stabil, Khofifah bahkan membuktikannya langsung. Dia berbelanja beberapa bahan pokok. Antara lain bawang, kecambah, dan daging ayam. Dia mengapresiasi adanya kepastian harga di Pasar Besar.

Menurutnya, digitalisasi informasi mengenai harga bahan pokok di pasar tradisional sejauh ini sudah cukup baik. Sehingga masyarakat bisa memiliki acuan harga sebelum berbelanja bahan pokok. “Kalau teman-teman lihat, sudah ada running text. Mau beli telur harga berapa, mau beli daging harga berapa,” kata Khofifah.

Hal ini dinilai ampuh dalam mengantisipasi permainan harga. Terlebih dalam situasi seperti saat ini. Di mana permintaan bahan pokok di pasar meningkat tajam. Dengan begitu, masyarakat bisa dapat kepastian harga. Penjual juga tidak bisa semena-mena menaikkan harga karena permintaan tinggi.

Hingga kemarin (9/5), Khofifah memastikan stok bahan pokok aman. Begitu juga dengan kondisi harga di pasar-pasar. Untuk itu, masyarakat bisa tetap memenuhi kebutuhan bahan pokok hingga lebaran tiba.

“Stok logistik, sembako aman. Harga relatif stabil, hanya daging ayam yang sedikit mengalami kenaikan. Ini penting untuk emak-emak sehingga mereka bisa menyiapkan kebutuhan saat Idul Fitri,” bebernya.

Berdasarkan data yang dihimpun, harga daging ayam di pasar itu naik sekitar 11 persen. Dari Rp 45 ribu menjadi Rp 50 ribu. Sebelumnya, harga komoditas cabai biasa dan cabai rawit juga sudah naik. Sedangkan harga telur ayam ras tercatat turun dari Rp 23 ribu menjadi Rp 22 ribu.

Khofifah juga mengingatkan pedagang maupun pengunjung pasar. Agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab tingkat kunjungan di pasar dari pantauannya cukup membeludak. Sehingga semua masyarakat harus benar-benar waspada. Serta berikhtiar untuk mencegah penyebaran virus korona. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Pasar Besar Kota Pasuruan tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Minggu (9/5). Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Jawa Timur ini ingin memastikan persediaan dan harga bahan pokok di pasaran tetap stabil. Meski permintaan pembeli sedang melangit.

Didampingi Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Khofifah memantau kegiatan jual beli di pasar yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta tersebut. Dia berinteraksi dengan para pedagang di blok daging dan bumbu dapur. Dalam percakapan itu, Khofifah juga menggali perkembangan harga bahan pokok yang mutakhir dari para pedagang.

Untuk memastikan harga bahan pokok tidak stabil, Khofifah bahkan membuktikannya langsung. Dia berbelanja beberapa bahan pokok. Antara lain bawang, kecambah, dan daging ayam. Dia mengapresiasi adanya kepastian harga di Pasar Besar.

Menurutnya, digitalisasi informasi mengenai harga bahan pokok di pasar tradisional sejauh ini sudah cukup baik. Sehingga masyarakat bisa memiliki acuan harga sebelum berbelanja bahan pokok. “Kalau teman-teman lihat, sudah ada running text. Mau beli telur harga berapa, mau beli daging harga berapa,” kata Khofifah.

Hal ini dinilai ampuh dalam mengantisipasi permainan harga. Terlebih dalam situasi seperti saat ini. Di mana permintaan bahan pokok di pasar meningkat tajam. Dengan begitu, masyarakat bisa dapat kepastian harga. Penjual juga tidak bisa semena-mena menaikkan harga karena permintaan tinggi.

Hingga kemarin (9/5), Khofifah memastikan stok bahan pokok aman. Begitu juga dengan kondisi harga di pasar-pasar. Untuk itu, masyarakat bisa tetap memenuhi kebutuhan bahan pokok hingga lebaran tiba.

“Stok logistik, sembako aman. Harga relatif stabil, hanya daging ayam yang sedikit mengalami kenaikan. Ini penting untuk emak-emak sehingga mereka bisa menyiapkan kebutuhan saat Idul Fitri,” bebernya.

Berdasarkan data yang dihimpun, harga daging ayam di pasar itu naik sekitar 11 persen. Dari Rp 45 ribu menjadi Rp 50 ribu. Sebelumnya, harga komoditas cabai biasa dan cabai rawit juga sudah naik. Sedangkan harga telur ayam ras tercatat turun dari Rp 23 ribu menjadi Rp 22 ribu.

Khofifah juga mengingatkan pedagang maupun pengunjung pasar. Agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab tingkat kunjungan di pasar dari pantauannya cukup membeludak. Sehingga semua masyarakat harus benar-benar waspada. Serta berikhtiar untuk mencegah penyebaran virus korona. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/