alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Harga Daging Diprediksi Bakal Naik Jelang Hari Raya Idul Fitri

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PROBOPLINGGO, Radar Bromo – Paguyuban pedagang sapi dan daging segar (PPSDS) Jatim, memprediksi akan ada lonjakan harga. Perkiraan tersebut muncul dengan adanya tren peningkatan permintaan menjelang hingga Lebaran nanti.

Ketua PPSDS Jatim Muthowif mengatakan, saat ini harga daging sapi segar di pasaran rareta berada di kisaran Rp 110.000 – Rp 115. 000 per kilogram. Ia menuturkan, adanya momen Lebaran biasanya ada peningkatan permintaan yang terjadi umumnya pada H-5 Lebaran. Puncaknya permintaan terjadi setelah itu.

“Harga tersebut berpotensi naik rerata sekitar Rp 130.000 di Jawa Timur,” ujarnya via seluler, Kamis (29/4).

Ia menyebutkan, selain peningkatan permintaan, kenaikan yang diprediksi terjadi akibat adanya kelangkaan sapi siap potong. Kelangkaan sapi ini disebabkan daging impor yang masuk ke Jatim mulai menurun.

Selain harga sapi, ia juga menuturkan harga sapi di Jawa Timur juga ikut terkerek dan bersaing dengan sapi di luar Jatim. Seperti di Jakarta dan Kalimantan. Untuk harga sapi lokal sendiri, ada pada Rp 4-7 juta.

Muthowif menambahkan, jika nantinya terjadi kelangkaan sapi siap potong di beberapa daerah, pemerintah tidak akan memliki solusi yang tepat. Sebab menurutnya, data sapi potong di Jatim sendiri tidak tercatat dengan baik.

“Sapi yang belum terdata ini maksudnya adalah sapi yang keluar dari Jawa Timur belum terdata dengan bagus. Sehingga data sapi menjadi kurang valid,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim, per Rabu (29/4) harga daging sapi murni di Kabupaten Probolinggo Rp 105.000 per kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lain, seperti Kabupaten Sumenep dan Trenggalek Rp 120.000 per kilogram. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOPLINGGO, Radar Bromo – Paguyuban pedagang sapi dan daging segar (PPSDS) Jatim, memprediksi akan ada lonjakan harga. Perkiraan tersebut muncul dengan adanya tren peningkatan permintaan menjelang hingga Lebaran nanti.

Ketua PPSDS Jatim Muthowif mengatakan, saat ini harga daging sapi segar di pasaran rareta berada di kisaran Rp 110.000 – Rp 115. 000 per kilogram. Ia menuturkan, adanya momen Lebaran biasanya ada peningkatan permintaan yang terjadi umumnya pada H-5 Lebaran. Puncaknya permintaan terjadi setelah itu.

“Harga tersebut berpotensi naik rerata sekitar Rp 130.000 di Jawa Timur,” ujarnya via seluler, Kamis (29/4).

Mobile_AP_Half Page

Ia menyebutkan, selain peningkatan permintaan, kenaikan yang diprediksi terjadi akibat adanya kelangkaan sapi siap potong. Kelangkaan sapi ini disebabkan daging impor yang masuk ke Jatim mulai menurun.

Selain harga sapi, ia juga menuturkan harga sapi di Jawa Timur juga ikut terkerek dan bersaing dengan sapi di luar Jatim. Seperti di Jakarta dan Kalimantan. Untuk harga sapi lokal sendiri, ada pada Rp 4-7 juta.

Muthowif menambahkan, jika nantinya terjadi kelangkaan sapi siap potong di beberapa daerah, pemerintah tidak akan memliki solusi yang tepat. Sebab menurutnya, data sapi potong di Jatim sendiri tidak tercatat dengan baik.

“Sapi yang belum terdata ini maksudnya adalah sapi yang keluar dari Jawa Timur belum terdata dengan bagus. Sehingga data sapi menjadi kurang valid,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim, per Rabu (29/4) harga daging sapi murni di Kabupaten Probolinggo Rp 105.000 per kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lain, seperti Kabupaten Sumenep dan Trenggalek Rp 120.000 per kilogram. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2