alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Genjot Budidaya Ikan Supaya Ada di Tiap Kelurahan Kota Pasuruan

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Produksi ikan budidaya di Kota Pasuruan terus digenjot. Rencananya, setiap kelurahan yang ada di kota bakal menjadi pemasok ikan budidaya. Pemkot Pasuruan telah menyiapkan hibah kolam dan bibit ikan untuk diberikan tahun ini.

Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti menyampaikan, pihaknya menyiapkan hibah itu kepada kelompok pembudidaya di masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan ada dua kelompok pembudidaya yang akan menerima hibah.

“Setiap kelompok nanti diberi bantuan dua kolam sekaligus instalasinya,” kata Imam.

Dia memastikan, saat ini setiap kelurahan sudah terbentuk kelompok pembudidaya. Sedangkan kolam yang akan dihibahkan ke kelompok budidaya nantinya berupa bioflox. Diameternya sekitar 2 meter. “Yang diberikan nanti termasuk bibit ikan dan pakan,” ujarnya.

Anggaran yang dialokasikan pemkot sekitar Rp 350 juta dari APBD 2021. Sebelum hibah diberikan, Dinas Perikanan akan mengajukannya lebih dulu ke tahap lelang. Hal itu bertujuan untuk menentukan pihak ketiga sebagai penyedia barang yang akan dihibahkan.

“Kalau bibitnya yang dipakai untuk kolam bioflox yang lebih bagus memang ikan lele,” kata Kabid Perikanan Budidaya Imron Rosadi menambahkan.

Selama ini, di Kota Pasuruan hanya ada enam kelurahan yang terdapat tambak budidaya ikan. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kepel, Tapaan, Mandaranrejo dan Gadingrejo yang membudidaya ikan payau seperti bandeng. Sedangkan satu tambak di Gadingrejo membudidaya ikan tawar yang meliputi lele dan nila.

Budidaya ikan di kota ini memang terbilang potensial. Pada 2020, Pemkot menargetkan peoduksi ikan budidaya mencapai 2.020 ton. Namun yang terealisasi jauh lebih banyak. Hingga menyentuh 2.175 ton. (tom/fun)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo– Produksi ikan budidaya di Kota Pasuruan terus digenjot. Rencananya, setiap kelurahan yang ada di kota bakal menjadi pemasok ikan budidaya. Pemkot Pasuruan telah menyiapkan hibah kolam dan bibit ikan untuk diberikan tahun ini.

Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti menyampaikan, pihaknya menyiapkan hibah itu kepada kelompok pembudidaya di masing-masing kelurahan. Setiap kelurahan ada dua kelompok pembudidaya yang akan menerima hibah.

“Setiap kelompok nanti diberi bantuan dua kolam sekaligus instalasinya,” kata Imam.

Dia memastikan, saat ini setiap kelurahan sudah terbentuk kelompok pembudidaya. Sedangkan kolam yang akan dihibahkan ke kelompok budidaya nantinya berupa bioflox. Diameternya sekitar 2 meter. “Yang diberikan nanti termasuk bibit ikan dan pakan,” ujarnya.

Anggaran yang dialokasikan pemkot sekitar Rp 350 juta dari APBD 2021. Sebelum hibah diberikan, Dinas Perikanan akan mengajukannya lebih dulu ke tahap lelang. Hal itu bertujuan untuk menentukan pihak ketiga sebagai penyedia barang yang akan dihibahkan.

“Kalau bibitnya yang dipakai untuk kolam bioflox yang lebih bagus memang ikan lele,” kata Kabid Perikanan Budidaya Imron Rosadi menambahkan.

Selama ini, di Kota Pasuruan hanya ada enam kelurahan yang terdapat tambak budidaya ikan. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kepel, Tapaan, Mandaranrejo dan Gadingrejo yang membudidaya ikan payau seperti bandeng. Sedangkan satu tambak di Gadingrejo membudidaya ikan tawar yang meliputi lele dan nila.

Budidaya ikan di kota ini memang terbilang potensial. Pada 2020, Pemkot menargetkan peoduksi ikan budidaya mencapai 2.020 ton. Namun yang terealisasi jauh lebih banyak. Hingga menyentuh 2.175 ton. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/