alexametrics
26.2 C
Probolinggo
Wednesday, 25 November 2020

Ketua TP PPK Hj Aminah Launching Batik Berungan, Batik Khas Wonoasih

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) menggelar pelatihan batik pada 22-25 September lalu. Setelah pelatihan dilaksanakan, 25 perajin batik tulis asal Kecamatan Wonoasih sudah bisa menghasilkan karya.

Karya-karya batik tulis inilah lantas dipamerkan di depan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, Hj. Aminah Hadi Zainal Abidin. Tak perlu menghadirkan para model lagi. Sebab, selain pandai membuat batik tulis, dalam sekejap 25 pembatik ini ternyata juga pandai berlenggak-lenggok bak model profesional.

Keseruanpun menjadi saat sang maskot tampil bersama kakek tua bertongkat yang mengenakan baju dan slayer batik tulis khas Wonoasih. Beginilah suasana saat Launching Batik “Berungan” Batik khasnya Kecamatan Wonoasih.

BUAT MOTIF: Hj. Aminah saat asyik mencanting bersama pembatik Kecamatan Wonoasih. (Foto: Evelyn/Radar Bromo)

 

Ya, batik “Berungan” Kecamatan Wonoasih resmi di-launching oleh ketua TP PKK Hj. Aminah di halaman Kantor Kecamatan Wonoasih, tepat di Hari Batik Nasional, Jumat (2/10). “Dua puluh lima perajin batik inilah yang menjadi cikal bakal bagi kemajuan batik di Kecamatan Wonoasih, kota Probolinggo. Mereka adalah biopositif atau pembentukan karakter positif bagi masyarakat Wonoasih yang lain,” ungkap ketua PKK Kecamatan Wonoasih, Dewi Anna Deus Nawadi kemarin.

Biopositif yang mengajarkan cara mencanting dari satu tarikan napas ini, lanjut Dewi, melahirkan 2 karakter positif yakni, berkarirlah bersama secara kelompok dan jiwa sabar untuk menghasilkan 1 lembar kain sampai paripurna. “Pembentukan karakter positif inilah yang diperlukan untuk menggali potensi kekayaan batik khas Wonoasih,” ungkap Dewi Ana.

Istri Camat Wonoasih ini juga mengungkapkan launching batik “Berungan” sebagai ikon baru ciri khas Kecamatan Wonoasih merupakan inisiasi, ide kreatif, dan inovasi asli dari 25 pembatik asal Kecamatan Wonoasih. “Kami hanya mencoba merespons dan memfasilitasi ide-ide mereka,” lanjutnya.

Batik khas Sae Onggu bertema “Berungan” alias pring-pringan, sengaja dipilih. Pasalnya, wilayah Kecamatan Wonoasih ini memang terkenal dengan banyak pring atau pohon bambu. Masyarakat sekitar pun menyebut pring-pringan ini sebagai “Berungan” dalam bahasa Madura yang artinya banyak pohon bambu. Itulah mengapa nama ini kemudian diangkat menjadi tema batik khas milik Kecamatan Wonoasih yang punya jargon “Sae Onggu.”

Ketua TP PKK Hj. Aminah begitu mengapresiasi kiprah warga Kecamatan Wonoasih dalam meningkatkan SDM-nya melalui berbagai kegiatan yang inovatif. “Apalagi, dalam masa pandemi seperti ini ya, kita dituntut untuk lebih kreatif dengan memberikan kontribusi nyata sehingga bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kemauan dan keinginan perajin batik Kecamatan Wonoasih ini untuk terus melestarikan budaya luhur bangsa kita,” bebernya.

Ia pun berharap, apa yang dilakukan perajin batik Kecamatan Wonoasih tak berhenti sampai di situ saja. “Teruslah berkreasi, kembangkan dan jaga keberlanjutannya. Sebab, selain berkontribusi untuk kelestarian budaya, membuat batik tulis juga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat,” ungkap Ketua TP PKK Hj. Aminah. (el/adv)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan Mastrip  

Pohon tumbang inipun cepat dievakuasi, karena berada tak jauh dari kantor Badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo.

Sopir Ngantuk, Dua Dump Truk Adu Moncong di Purwosari  

Truk yang disopiri Komarudin tiba-tiba melaju ke jalur berlawanan hingga tertabrak truk lain.

Truk Terguling di Cangkringmalang Beji, Muatan Pupuk Tercecer

Kecelakaan itu memicu kemacetan di jalur pantura.

Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Keberadaan vaksin yang aman dan efektif sangat penting

Lantik Pengurus Pusat JMSI, Ini Pesan Bamsoet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menaruh harapan besar kehadiran JMSI akan semakin melengkapi berbagai entitas kelembagaan pers yang telah lahir sebelumnya.