alexametrics
28 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Radar Bromo Ramaikan Pasar Murah, Hasil Penjualan untuk Yatim-Piatu

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

MAYANGAN, Radar Bromo-Jawa Pos Radar Bromo ikut memeriahkan Pasar Murah menyambut Idul Fitri. Hasil penjualan pasar murah itu, bakal didonasikan untuk anak yatim-piatu.

Stan pasar murah Jawa Pos Radar Bromo menjual aneka sembako dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Untuk beras merek Kepompong 5 kilogram misalnya. Bila di pasaran seharga Rp 51.500, maka hanya dijual Rp 45 ribu; gula pasir yang di pasaran Rp 12.500 dijual Rp 10 ribu per kg. Sementara minyak goreng 1 liter yang biasanya Rp 27.500 dijual Rp 22 ribu.

Keikutsertaan Jawa Pos Radar Bromo di pasar murah sendiri, bisa disebut sebagai salah satu bentuk coorporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Sebab, semua hasil penjualan akan didonasikan untuk anak yatim-piatu. “Kami berpartisipasi, sebagai bentuk dukungan kami Jawa Pos Radar Bromo terhadap program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat. Nantinya hasil penjualan akan kami berikan untuk anak yatim,” kata Manager Iklan Jawa Pos Radar Bromo, Inayah.

Pasar murah itu sendiri digelar Pemkot Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian. Pasar murah digelar mulai Senin (3/5) hingga 8 Mei mendatang. mulai jam 8 pagi hingga jam 12 siang.

Ada sebanyak 39 stand ikut berpartisipasi dalam pasar murah. Diantaranya, dari 14 instansi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo; 4 perusahaan swasta; 4 toserba/ritel, 15 UMKM, Bulog, BPR UMKM Jatim dan gerai Dekranasda. Adapun selain sembako juga dijual kue kering, sepatu, busana dan barang kebutuhan Idul Fitri.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin berharap dengan adanya pasar murah dapat membantu masyarakat di tengah ekonomi yang belum normal. ”Kita lihat ekonomi masih belum normal seperti dulu, dengan adanya pasar murah ini tentunya antusias dari masyarakat bisa memanfaatkan,” terang wali kota.

Apresiasi juga diberikan wali kota kepada peserta yang membuka stand pasar murah. “Dan tentunya partisipasi dari semua yang terlibat dalam pelaksanaan pasar murah ini saya apresiasi, saya ucapkan terima kasih,” jelas Habib Hadi.

Tak lupa Wali Kota Probolinggo juga mewajibkan kepada masyarakat yang akan berbelanja di pasar murah ini untuk terus menerapkan protokol kesehatan. (reza/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

MAYANGAN, Radar Bromo-Jawa Pos Radar Bromo ikut memeriahkan Pasar Murah menyambut Idul Fitri. Hasil penjualan pasar murah itu, bakal didonasikan untuk anak yatim-piatu.

Stan pasar murah Jawa Pos Radar Bromo menjual aneka sembako dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Untuk beras merek Kepompong 5 kilogram misalnya. Bila di pasaran seharga Rp 51.500, maka hanya dijual Rp 45 ribu; gula pasir yang di pasaran Rp 12.500 dijual Rp 10 ribu per kg. Sementara minyak goreng 1 liter yang biasanya Rp 27.500 dijual Rp 22 ribu.

Keikutsertaan Jawa Pos Radar Bromo di pasar murah sendiri, bisa disebut sebagai salah satu bentuk coorporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Mobile_AP_Half Page

Sebab, semua hasil penjualan akan didonasikan untuk anak yatim-piatu. “Kami berpartisipasi, sebagai bentuk dukungan kami Jawa Pos Radar Bromo terhadap program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat. Nantinya hasil penjualan akan kami berikan untuk anak yatim,” kata Manager Iklan Jawa Pos Radar Bromo, Inayah.

Pasar murah itu sendiri digelar Pemkot Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian. Pasar murah digelar mulai Senin (3/5) hingga 8 Mei mendatang. mulai jam 8 pagi hingga jam 12 siang.

Ada sebanyak 39 stand ikut berpartisipasi dalam pasar murah. Diantaranya, dari 14 instansi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo; 4 perusahaan swasta; 4 toserba/ritel, 15 UMKM, Bulog, BPR UMKM Jatim dan gerai Dekranasda. Adapun selain sembako juga dijual kue kering, sepatu, busana dan barang kebutuhan Idul Fitri.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin berharap dengan adanya pasar murah dapat membantu masyarakat di tengah ekonomi yang belum normal. ”Kita lihat ekonomi masih belum normal seperti dulu, dengan adanya pasar murah ini tentunya antusias dari masyarakat bisa memanfaatkan,” terang wali kota.

Apresiasi juga diberikan wali kota kepada peserta yang membuka stand pasar murah. “Dan tentunya partisipasi dari semua yang terlibat dalam pelaksanaan pasar murah ini saya apresiasi, saya ucapkan terima kasih,” jelas Habib Hadi.

Tak lupa Wali Kota Probolinggo juga mewajibkan kepada masyarakat yang akan berbelanja di pasar murah ini untuk terus menerapkan protokol kesehatan. (reza/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2