alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Gedung Kuno Bekas Kantor Kecamatan Gondangwetan yang Kini Jadi Gudang BPBD

Di Jalan Warungdowo menuju Ranggeh, ada sebuah gedung tua. Bangunan berarsitektur lawas itu dulu merupakan rumah dinas orang Belanda, lalu menjadi kantor Kecamatan Gondangwetan. Sekarang jadi gudang.

 

GEDUNG yang berada di sebelah timur Mapolsek Keboncandi itu masih terlihat megah. Ya, bangunan dengan ciri khas arsitektur Belanda itu dulu merupakan kantor pemerintahan. Yaitu, kantor Kecamatan Gondangwetan sebelum pindah ke tempat baru sekarang.

Jawa Pos Radar Bromo mengunjunginya pada Jumat (18/3). Di sana, ada seorang penjaga bernama Suprapto. Dia mengaku sudah lebih dari 20 tahun menempati salah satu ruangan di bangunan kuno itu.

”Memang sudah tua. Tapi, bangunan itu tetap kokoh. Hanya catnya yang sedikit luntur dan mengelupas,” ungkap pria 71 tahun tersebut.

Di kawasan bangunan itu, ada tiga bagian gedung yang tetap berdiri kokoh. Bangunan utama, bangunan aula, serta dapur dan kamar mandi di sisi timur bagian belakang. Kondisi dapur dan kamar mandi sudah usang. Sedangkan bangunan utama dan aula masih terawat.

Menurut Suprapto, bangunan yang kini dimanfaatkan sebagai gudang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan itu menyimpan sejarah. Baru pada 1960-an bangunan itu digunakan sebagai kantor kecamatan.

Sebelum itu, gedung tersebut merupakan rumah dinas petinggi perusahaan penggilingan tebu. Rumah dinas petinggi pabrik gula. Yang menempati waktu itu adalah orang Belanda. Setelah penghuninya pulang ke Belanda, barulah gedung itu dijadikan kantor kecamatan.

Di Jalan Warungdowo menuju Ranggeh, ada sebuah gedung tua. Bangunan berarsitektur lawas itu dulu merupakan rumah dinas orang Belanda, lalu menjadi kantor Kecamatan Gondangwetan. Sekarang jadi gudang.

 

GEDUNG yang berada di sebelah timur Mapolsek Keboncandi itu masih terlihat megah. Ya, bangunan dengan ciri khas arsitektur Belanda itu dulu merupakan kantor pemerintahan. Yaitu, kantor Kecamatan Gondangwetan sebelum pindah ke tempat baru sekarang.

Jawa Pos Radar Bromo mengunjunginya pada Jumat (18/3). Di sana, ada seorang penjaga bernama Suprapto. Dia mengaku sudah lebih dari 20 tahun menempati salah satu ruangan di bangunan kuno itu.

”Memang sudah tua. Tapi, bangunan itu tetap kokoh. Hanya catnya yang sedikit luntur dan mengelupas,” ungkap pria 71 tahun tersebut.

Di kawasan bangunan itu, ada tiga bagian gedung yang tetap berdiri kokoh. Bangunan utama, bangunan aula, serta dapur dan kamar mandi di sisi timur bagian belakang. Kondisi dapur dan kamar mandi sudah usang. Sedangkan bangunan utama dan aula masih terawat.

Menurut Suprapto, bangunan yang kini dimanfaatkan sebagai gudang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan itu menyimpan sejarah. Baru pada 1960-an bangunan itu digunakan sebagai kantor kecamatan.

Sebelum itu, gedung tersebut merupakan rumah dinas petinggi perusahaan penggilingan tebu. Rumah dinas petinggi pabrik gula. Yang menempati waktu itu adalah orang Belanda. Setelah penghuninya pulang ke Belanda, barulah gedung itu dijadikan kantor kecamatan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/