28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Warga Wonoasri Kuripan Ditemukan Tewas Dibacok

KURIPAN, Radar Bromo – Jumat (25/11) malam, Suto Eferi, 30, ditemukan meninggal dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya. Tetangga korban pun geger.

Mayat korban ditemukan tergeletak sekitar 100 meter dari rumahnya. Yaitu di Dusun Patihan, RT 4/RW 2, Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Namun, belum tidak diketahui siapa pelakunya. Termasuk berapa orang yang membacok korban. Sebab, minim warga yang menjadi saksi saat kejadian berlangsung.

Bahkan, pembacokan itu tidak langsung dilaporkan ke Polsek Kuripan. Warga setempat baru melaporkan peristiwa itu, Sabtu (26/11).

Kapolsek Kuripan, AKP Suharsono menerangkan, pembacokan itu terjadi Jumat (25/11) pukul 00.00. Namun, baru dilaporkan Sabtu (26/11), pukul 06.00.

Baca Juga:  Cerita Petani Kentang dan Kubis di Sumber Ketika Harga Sayur Murah

Pihaknya pun langsung ke lokasi kejadian begitu mendapat laporan. Jasad korban lantas dibawa ke kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk diotopsi.

Hasil otopsi menemukan sejumlah luka di tubuh korban. Luka tersebut akibat bacokan benda tajam. Juga ada beberapa luka menganga yang mengakibatkan korban meninggal di lokasi kejadian. Yakni di punggung tiga bacokan dan beberapa di tangan.

KURIPAN, Radar Bromo – Jumat (25/11) malam, Suto Eferi, 30, ditemukan meninggal dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya. Tetangga korban pun geger.

Mayat korban ditemukan tergeletak sekitar 100 meter dari rumahnya. Yaitu di Dusun Patihan, RT 4/RW 2, Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Namun, belum tidak diketahui siapa pelakunya. Termasuk berapa orang yang membacok korban. Sebab, minim warga yang menjadi saksi saat kejadian berlangsung.

Bahkan, pembacokan itu tidak langsung dilaporkan ke Polsek Kuripan. Warga setempat baru melaporkan peristiwa itu, Sabtu (26/11).

Kapolsek Kuripan, AKP Suharsono menerangkan, pembacokan itu terjadi Jumat (25/11) pukul 00.00. Namun, baru dilaporkan Sabtu (26/11), pukul 06.00.

Baca Juga:  Polisi Dalami Motif dan Jumlah Pelaku Pembacokan Wonoasri Kuripan

Pihaknya pun langsung ke lokasi kejadian begitu mendapat laporan. Jasad korban lantas dibawa ke kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk diotopsi.

Hasil otopsi menemukan sejumlah luka di tubuh korban. Luka tersebut akibat bacokan benda tajam. Juga ada beberapa luka menganga yang mengakibatkan korban meninggal di lokasi kejadian. Yakni di punggung tiga bacokan dan beberapa di tangan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru