28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

SDN Jrebeng Kidul Rutin Ajak Siswa Salat Berjamaah

KETERBATASAN lahan tidak membuat SD Negeri Jrebeng Kidul berkecil hati. Sejumlah inovasi bisa berjalan baik di sekolah yang berlokasi di jalur lingkar selatan (JLS) Kota Probolinggo itu. Salah satunya rutin salat berjamaah siswa dan guru.

Kepala SDN Jrebeng Kidul Fathor Mulyono bahkan menunjukkan inovasinya itu di hadapan tim juri dalam visitasi MBS Award 2022, Jumat (25/11) pagi. Kebetulan jarum jam saat itu menunjukkan pukul 08.00. Biasanya di jam tersebut digelar salat Duha berjamaah di halaman sekolah. Ini rutin tiap Senin sampai Kamis.

Tidak hanya salat Duha saja. Saat salat Duhur juga rutin dilaksanakan berjamaah. Namun, khusus salat Duhur, yang melaksanakan hanya siswa kelas empat sampai kelas enam. Sebab, kelas satu hingga kelas 3 sudah pulang pukul 11.00 atau sebelum waktu duhur.

Baca Juga:  Kecamatan Juga Dapat Anggaran Pilkades, Dialokasikan Setengah Miliar

“Kalau halaman becek, ya salat Duha di masjid. Kalau salat Duhur mesti di masjid. Karena kan tidak mungkin dilakukan di halaman, sebab panas. Kami belum punya musala,” ungkapnya.

Saat cuaca tidak mendukung, seperti hujan deras turun di saat waktu Duha atau Duhur, maka kegiatan salat berjamaah tidak dilaksanakan. Sebagai gantinya, siswa diajak melantunkan asmaul husna. Inovasi ini didukung wali murid.

Selain salat berjamaah, SDN Jrebeng Kidul juga membuat green house untuk tanaman seperti bayam hingga anggrek. Karena lahan yang terbatas, green house ini didirikan di dekat pintu gerbang sekolah. Di sampingnya, ada ruang baca mini bagi siswa. Buku cerita hingga pengetahuan dipajang di tempat ini.

Baca Juga:  KPK Lidik Tiga Kasus Korupsi di Probolinggo, Kejari Tak Tahu

“Alhamdulillah tempat ini tidak pernah sepi. Sebab, setiap inovasi yang kami lakukan selalu melibatkan wali murid dan komite dahulu,” ungkap Fathor Mulyono.

KETERBATASAN lahan tidak membuat SD Negeri Jrebeng Kidul berkecil hati. Sejumlah inovasi bisa berjalan baik di sekolah yang berlokasi di jalur lingkar selatan (JLS) Kota Probolinggo itu. Salah satunya rutin salat berjamaah siswa dan guru.

Kepala SDN Jrebeng Kidul Fathor Mulyono bahkan menunjukkan inovasinya itu di hadapan tim juri dalam visitasi MBS Award 2022, Jumat (25/11) pagi. Kebetulan jarum jam saat itu menunjukkan pukul 08.00. Biasanya di jam tersebut digelar salat Duha berjamaah di halaman sekolah. Ini rutin tiap Senin sampai Kamis.

Tidak hanya salat Duha saja. Saat salat Duhur juga rutin dilaksanakan berjamaah. Namun, khusus salat Duhur, yang melaksanakan hanya siswa kelas empat sampai kelas enam. Sebab, kelas satu hingga kelas 3 sudah pulang pukul 11.00 atau sebelum waktu duhur.

Baca Juga:  Disdikbud Kota Probolinggo Tak Berencana Tambah PTT-GTT

“Kalau halaman becek, ya salat Duha di masjid. Kalau salat Duhur mesti di masjid. Karena kan tidak mungkin dilakukan di halaman, sebab panas. Kami belum punya musala,” ungkapnya.

Saat cuaca tidak mendukung, seperti hujan deras turun di saat waktu Duha atau Duhur, maka kegiatan salat berjamaah tidak dilaksanakan. Sebagai gantinya, siswa diajak melantunkan asmaul husna. Inovasi ini didukung wali murid.

Selain salat berjamaah, SDN Jrebeng Kidul juga membuat green house untuk tanaman seperti bayam hingga anggrek. Karena lahan yang terbatas, green house ini didirikan di dekat pintu gerbang sekolah. Di sampingnya, ada ruang baca mini bagi siswa. Buku cerita hingga pengetahuan dipajang di tempat ini.

Baca Juga:  Atasi Sampah, Pemkot Kaji Rencana Perluasan TPA Bestari

“Alhamdulillah tempat ini tidak pernah sepi. Sebab, setiap inovasi yang kami lakukan selalu melibatkan wali murid dan komite dahulu,” ungkap Fathor Mulyono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru