28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Pemkot Probolinggo Sebut Alihkan Dana Cukai Mengacu PMK, Ini Sorotan Dewan

MAYANGAN, Radar Bromo– Pengalihan sisa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) jatah bidang kesejahteraan rakyat Rp 6,2 miliar di Kota Probolinggo, masih jadi polemik. Meski Pemkot Probolinggo telah memastikan peralihan pemanfaatannya tidak menyalahi aturan.

Pemkot mengalihkannya ke bidang kesehatan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215/2021. Sehingga, total anggaran dari DBH CHT untuk bidang kesehatan mencapai sekitar Rp 14,5 miliar.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat lanjutan Komisi III DPRD Kota Probolinggo bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Pemkot Probolinggo. Kemarin (24/1), rapat digelar di kantor DPRD.

“Pengalihan sisa dana anggaran bidang kesejahteraan rakyat ke bidang kesehatan diperbolehkan. Sesuai PMK Nomor 215/2021,” ujar Kabag Hukum Setda Pemkot Probolinggo Denny Bagus Irwanto dalam rapat.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Proyek GIC, Mantan Wawali Suhadak Segera Disidang

Perwakilan dari Dinkes-PPKB Kota Probolinggo Juesmin Ningsih mengatakan, awal rencana anggaran bidang kesehatan dari DBH CHT sekitar Rp 8,3 miliar. Atau, 40 persen dari alokasi DBH CHT yang mencapai sekitar Rp 21 miliar.

Dalam perjalanannya, mendapatkan tambahan dari sisa bidang kesejahteraan sekitar Rp 6,2 miliar. Karena itu, total untuk bidang kesehatan mencapai sekitar Rp 1,45 miliar.

“Anggaran dari DHB CHT untuk bidang kesehatan sekitar Rp 4,2 miliar untuk UHC dan sekitar Rp 10 miliar lebih untuk alat kesehatan di RSUD dr. Mohamad Saleh,” jelasnya.

MAYANGAN, Radar Bromo– Pengalihan sisa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) jatah bidang kesejahteraan rakyat Rp 6,2 miliar di Kota Probolinggo, masih jadi polemik. Meski Pemkot Probolinggo telah memastikan peralihan pemanfaatannya tidak menyalahi aturan.

Pemkot mengalihkannya ke bidang kesehatan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 215/2021. Sehingga, total anggaran dari DBH CHT untuk bidang kesehatan mencapai sekitar Rp 14,5 miliar.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat lanjutan Komisi III DPRD Kota Probolinggo bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait Pemkot Probolinggo. Kemarin (24/1), rapat digelar di kantor DPRD.

“Pengalihan sisa dana anggaran bidang kesejahteraan rakyat ke bidang kesehatan diperbolehkan. Sesuai PMK Nomor 215/2021,” ujar Kabag Hukum Setda Pemkot Probolinggo Denny Bagus Irwanto dalam rapat.

Baca Juga:  Eks Kepala UPT Pasar Kota Probolinggo Ajukan Praperadilan  

Perwakilan dari Dinkes-PPKB Kota Probolinggo Juesmin Ningsih mengatakan, awal rencana anggaran bidang kesehatan dari DBH CHT sekitar Rp 8,3 miliar. Atau, 40 persen dari alokasi DBH CHT yang mencapai sekitar Rp 21 miliar.

Dalam perjalanannya, mendapatkan tambahan dari sisa bidang kesejahteraan sekitar Rp 6,2 miliar. Karena itu, total untuk bidang kesehatan mencapai sekitar Rp 1,45 miliar.

“Anggaran dari DHB CHT untuk bidang kesehatan sekitar Rp 4,2 miliar untuk UHC dan sekitar Rp 10 miliar lebih untuk alat kesehatan di RSUD dr. Mohamad Saleh,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru