28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Operasi Lalu Lintas di Simpang Empat Brak, Temukan Banyak Pelajar Melanggar

KANIGARAN, Radar Bromo– Kesadaran pengendara kendaaan bermotor di Kota Probolinggo terhadap pentingnya mematuhi aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan. Masih banyak yang melanggar. Terutama pelajar.

Banyaknya pelanggaran lalu lintas ini terungkap ketika Komisi II DPRD Kota Probolinggo turun langsung ke jalan. Selasa (24/1), bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota, mereka turun ke Simpang Empat Brak, Kota Probolinggo.

Pelanggaran pengendara kendaraan bermotor yang terjaring operasi beragam. Mulai tidak mengenakan helm, menggunakan motor berknalpot brong, tanpa pelat nomor, hingga memakai ban tidak standar.

Para pelanggar didata. Diberi surat peringatan. Kendaraan yang tidak standar langsung diangkut ke kantor Satlantas Polres Probolinggo Kota. Pelanggar yang tidak mengenakan helm, spion, dapat dilengkapi langsung di Pos Pantau Brak. Mereka diminta menghubungi keluarganya untuk mengantarkan helm atau spion.

Baca Juga:  Hasil Pembongkaran Pasar Baru Dihargai Rp 195,5 Juta

Dari puluhan pelanggar yang terjaring operasi, mayoritas pelajar. Baik tidak mengenakan helm ataupun menggunakan motor berknalpot brong. “Surat-surat lengkap dan pakai helm. Cuma knalpot bukan aslinya, tapi tidak terlalu brong suaranya,” kata salah satu pelajar yang terjaring operasi.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Pandri Pratama Putra Simbolon mengatakan, pelanggaran pengendara kendaraan bermotor masih tinggi. Setiap hari puluhan pelanggar terjaring operasi. Sepertinya kemari sore.

“Operasi ini bukan penindakan dengan tilang. Tetapi penertiban bagi pengendara kendaraan bermotor supaya tertib dan patuh lalu lintas,” katanya.

KANIGARAN, Radar Bromo– Kesadaran pengendara kendaaan bermotor di Kota Probolinggo terhadap pentingnya mematuhi aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan. Masih banyak yang melanggar. Terutama pelajar.

Banyaknya pelanggaran lalu lintas ini terungkap ketika Komisi II DPRD Kota Probolinggo turun langsung ke jalan. Selasa (24/1), bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota, mereka turun ke Simpang Empat Brak, Kota Probolinggo.

Pelanggaran pengendara kendaraan bermotor yang terjaring operasi beragam. Mulai tidak mengenakan helm, menggunakan motor berknalpot brong, tanpa pelat nomor, hingga memakai ban tidak standar.

Para pelanggar didata. Diberi surat peringatan. Kendaraan yang tidak standar langsung diangkut ke kantor Satlantas Polres Probolinggo Kota. Pelanggar yang tidak mengenakan helm, spion, dapat dilengkapi langsung di Pos Pantau Brak. Mereka diminta menghubungi keluarganya untuk mengantarkan helm atau spion.

Baca Juga:  Dewan Komisi II Fokus P-APBD 2019 Dulu, Baru Pantau Proyek Fisik

Dari puluhan pelanggar yang terjaring operasi, mayoritas pelajar. Baik tidak mengenakan helm ataupun menggunakan motor berknalpot brong. “Surat-surat lengkap dan pakai helm. Cuma knalpot bukan aslinya, tapi tidak terlalu brong suaranya,” kata salah satu pelajar yang terjaring operasi.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Pandri Pratama Putra Simbolon mengatakan, pelanggaran pengendara kendaraan bermotor masih tinggi. Setiap hari puluhan pelanggar terjaring operasi. Sepertinya kemari sore.

“Operasi ini bukan penindakan dengan tilang. Tetapi penertiban bagi pengendara kendaraan bermotor supaya tertib dan patuh lalu lintas,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru