28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Minibus Bison ke Bromo Dulu Ada Puluhan, Sekarang Tersisa Belasan

KADEMANGAN, Radar Bromo – Minibus jurusan Kota Probolinggo ke Bromo atau “Bison” dulu pernah menjadi primadona. Bahkan jadi andalan bagi wisatawan yang mau ke Gunung Bromo. Tapi kini kondisinya berubah. Dari puluhan unit, kini yang beroprerasi hanya tinggal belasan.

Banyaknya angkutan pribadi dan gempuran travel, membuat Bison sering sepi order. Saat ini hanya tinggal 12 Bison. Itupun dari 12 Bison, baru beberapa hari bisa jalan.

Ahmad Yusuf salah satu sopir Bison, mengaku saat ini kendaraan angkut ini memang banyak saingan. Padahal dulu menjadi andalan wisatawan, termasuk wisatawan asing.

“Pada tahun 2018 lalu sebelum Covid-19, jumlahnya masih ada 35 kendaraan. Saat itu juga kondisinya sudah sepi penumpang. Ditambah lagi dengan adanya pandemi, sehingga banyak yang dijual dan juga dipotong dan diubah jadi truk. Sehingga untuk angkutan barang,” kata pria kelahiran 1986 asal Kelurahan Triwung kidul, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Saat ditemui di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Selasa (24/1) pagi, dia juga masih belum berangkat. Dia pun menyebut, keberangkatannya bergantung dengan wisatawan yang datang.

Menurut Yusuf, saat ini banyak angkutan pribadi yang masuk ke jalur Bison. Termasuk banyaknya angkutan online pelat hitam yang mengangkut penumpang sampai ke Bromo. Bus-bus besar saat ini juga naik ke Bromo.

Bukan hanya itu. Banyak travel atau jip-jip yang harusnya wilayah operasinya di kawasan Bromo, turun dan narik penumpang hingga ke Patalan-Lumbang. Bahkan mengambil penumpang di hotel-hotel. Itu tak hanya di Kota Probolinggo. Di daerah lain, jasa travel juga ada yang menawarkan menjemput dari depan rumah.

“Dulu jip itu tidak ambil sampai bawah. Jadi kami yang ambil penumpang dari terminal hingga ke Cemorolawang. Selanjutnya baru naik jip ke kawah Bromo, lautan pasir, penanjakan dan sebagainya. Namun sekarang berbeda. Jip ambilnya juga dari bawah. Selain itu bus bus pariwisata juga naik hingga ke Cemorolawang,” beber Yusuf.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Minibus jurusan Kota Probolinggo ke Bromo atau “Bison” dulu pernah menjadi primadona. Bahkan jadi andalan bagi wisatawan yang mau ke Gunung Bromo. Tapi kini kondisinya berubah. Dari puluhan unit, kini yang beroprerasi hanya tinggal belasan.

Banyaknya angkutan pribadi dan gempuran travel, membuat Bison sering sepi order. Saat ini hanya tinggal 12 Bison. Itupun dari 12 Bison, baru beberapa hari bisa jalan.

Ahmad Yusuf salah satu sopir Bison, mengaku saat ini kendaraan angkut ini memang banyak saingan. Padahal dulu menjadi andalan wisatawan, termasuk wisatawan asing.

“Pada tahun 2018 lalu sebelum Covid-19, jumlahnya masih ada 35 kendaraan. Saat itu juga kondisinya sudah sepi penumpang. Ditambah lagi dengan adanya pandemi, sehingga banyak yang dijual dan juga dipotong dan diubah jadi truk. Sehingga untuk angkutan barang,” kata pria kelahiran 1986 asal Kelurahan Triwung kidul, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.

Saat ditemui di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo Selasa (24/1) pagi, dia juga masih belum berangkat. Dia pun menyebut, keberangkatannya bergantung dengan wisatawan yang datang.

Menurut Yusuf, saat ini banyak angkutan pribadi yang masuk ke jalur Bison. Termasuk banyaknya angkutan online pelat hitam yang mengangkut penumpang sampai ke Bromo. Bus-bus besar saat ini juga naik ke Bromo.

Bukan hanya itu. Banyak travel atau jip-jip yang harusnya wilayah operasinya di kawasan Bromo, turun dan narik penumpang hingga ke Patalan-Lumbang. Bahkan mengambil penumpang di hotel-hotel. Itu tak hanya di Kota Probolinggo. Di daerah lain, jasa travel juga ada yang menawarkan menjemput dari depan rumah.

“Dulu jip itu tidak ambil sampai bawah. Jadi kami yang ambil penumpang dari terminal hingga ke Cemorolawang. Selanjutnya baru naik jip ke kawah Bromo, lautan pasir, penanjakan dan sebagainya. Namun sekarang berbeda. Jip ambilnya juga dari bawah. Selain itu bus bus pariwisata juga naik hingga ke Cemorolawang,” beber Yusuf.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru