24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Santri asal Pasuruan Tewas di Sumber Ardi, Warga: Mulut Bau Alkohol

WONOASIH, Radar Bromo – Slamet hendak mencuci baju, Sabtu (24/9) sore itu di Sumber Ardi, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Namun, dia menemukan dua anak tak sadarkan diri di sana. Satu di antaranya akhirnya diketahui meninggal. Diduga, korban meninggal setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Korban meninggal dunia adalah F, 10, warga Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan satu lagi, yaitu G, 10, yang berasal dari Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dalam kondisi selamat. Keduanya diketahui merupakan santri di sebuah pesantren yang sama di Kota Probolinggo.

Berdasarkan informasi Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, sore itu sekitar pukul 15.00, korban bersama temannya G, bermain di Sumber Ardi. Di tempat ini, mereka diduga menenggak miras oplosan jenis arak yang dicampur minuman suplemen.

Setelah minum miras oplosan itu, G langsung tidak sadarkan diri. Dia pingsan di gazebo yang ada di selatan Sumber Ardi. Sekitar pukul 16.30, G dibangunkan oleh Slamet yang hendak mencuci baju di lokasi tersebut. Namun, G tidak kunjung bangun. Dari mulutnya tercium aroma alkohol.

Slamet lantas berjalan ke utara. Tak jauh dari gazebo, ia melihat anak lain sedang tertelungkup. Dia tidak lain, F. Sama dengan G, kondisi F saat itu tidak bergerak.

WONOASIH, Radar Bromo – Slamet hendak mencuci baju, Sabtu (24/9) sore itu di Sumber Ardi, Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Namun, dia menemukan dua anak tak sadarkan diri di sana. Satu di antaranya akhirnya diketahui meninggal. Diduga, korban meninggal setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Korban meninggal dunia adalah F, 10, warga Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan satu lagi, yaitu G, 10, yang berasal dari Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dalam kondisi selamat. Keduanya diketahui merupakan santri di sebuah pesantren yang sama di Kota Probolinggo.

Berdasarkan informasi Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, sore itu sekitar pukul 15.00, korban bersama temannya G, bermain di Sumber Ardi. Di tempat ini, mereka diduga menenggak miras oplosan jenis arak yang dicampur minuman suplemen.

Setelah minum miras oplosan itu, G langsung tidak sadarkan diri. Dia pingsan di gazebo yang ada di selatan Sumber Ardi. Sekitar pukul 16.30, G dibangunkan oleh Slamet yang hendak mencuci baju di lokasi tersebut. Namun, G tidak kunjung bangun. Dari mulutnya tercium aroma alkohol.

Slamet lantas berjalan ke utara. Tak jauh dari gazebo, ia melihat anak lain sedang tertelungkup. Dia tidak lain, F. Sama dengan G, kondisi F saat itu tidak bergerak.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/