28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Gempa 4,1 M Guncang Probolinggo

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Kawasan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur diguncang gempa bumi tektonik, Rabu petang (23/11) sektiar pukul 14.45. Hasil analisa BMKG menunjukkan, gempa bumi berkekuatan M=4,1.

Episenter terletak pada koordinat 7.81 LS dan 113.59 BT,. Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 14 km Timur Laut Kabupaten Probolinggo-Jatim pada kedalaman 6 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Akibat aktivitas Sesar Probolinggo,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan, Rully Oktavia Hermawan dalam rilis resminya.

Rully menjelaskan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan  di wilayah Paiton, Pakuniran, Kotanyar, Kabupaten Probolinggo dan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Dengan Skala Intensitas II-III MMI. Getaran itu dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga:  Longsor Tambakukir Kotaanyar Dibersihkan, Bakal Dipasang TPT

Hingga pukul 18:31, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

BMKG pun mengimbau kepada warga agar tetap tenang. “Serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” beber Rully. (mie)

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Kawasan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur diguncang gempa bumi tektonik, Rabu petang (23/11) sektiar pukul 14.45. Hasil analisa BMKG menunjukkan, gempa bumi berkekuatan M=4,1.

Episenter terletak pada koordinat 7.81 LS dan 113.59 BT,. Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 14 km Timur Laut Kabupaten Probolinggo-Jatim pada kedalaman 6 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Akibat aktivitas Sesar Probolinggo,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan, Rully Oktavia Hermawan dalam rilis resminya.

Rully menjelaskan, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan  di wilayah Paiton, Pakuniran, Kotanyar, Kabupaten Probolinggo dan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Dengan Skala Intensitas II-III MMI. Getaran itu dirasakan oleh beberapa orang. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga:  Perbaikan Pasca-Banjir di Pakuniran dari DTT, Hanya Cover Bronjong

Hingga pukul 18:31, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

BMKG pun mengimbau kepada warga agar tetap tenang. “Serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” beber Rully. (mie)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/