24.4 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Baru Dihidupkan, Motor Roda Tiga Warga Mangunharjo Terbakar    

MAYANGAN, Radar Bromo- Warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Hendrik, tak menyangka motornya akan dilalap api. Tak ada tanda-tanda motor roda tiga bernopol N 4151 QV itu akan terbakar. Rabu (23/11), api mendadak berkobar ketika korban hendak menyalakan mesin motornya.

Kasi Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45. Saat itu, korban Hendrik hendak menyalakan mesin motornya. Namun, tiba-tiba muncul percikan api dari bawah kemudi.

Ia pun segera turun dari motornya dan berteriak minta tolong kepada warga. Warga yang mendengar teriakan korban langsung menuju lokasi. Membantu korban memadamkan api. Salah seorang warga juga menghubungi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Probolinggo.

Sekitar pukul 11.50, dua unit mobil damkar tiba di lokasi. Api masih berkobar. Kobaran api sempat membakar bagian atap garasi. “Warga sudah berupaya memadamkan api. Tapi, saat petugas di lokasi kobaran api masih besar. Untung api belum menyebar. Jadi, pemadaman bisa lebih mudah,” ujar Abdullah.

Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa. Namun, motor korban rusak parah. Ia ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Bagian kemudi dan bodi depan hangus terbakar.

“Bagian depan motor korban hangus. Kalau korban jiwa tidak ada. Kami harap masyarakat selalu berhati-hati. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting kelistrikan motor ketika hendak dinyalakan,” jelas Abdullah. (riz/rud)

 

 

 

MAYANGAN, Radar Bromo- Warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Hendrik, tak menyangka motornya akan dilalap api. Tak ada tanda-tanda motor roda tiga bernopol N 4151 QV itu akan terbakar. Rabu (23/11), api mendadak berkobar ketika korban hendak menyalakan mesin motornya.

Kasi Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45. Saat itu, korban Hendrik hendak menyalakan mesin motornya. Namun, tiba-tiba muncul percikan api dari bawah kemudi.

Ia pun segera turun dari motornya dan berteriak minta tolong kepada warga. Warga yang mendengar teriakan korban langsung menuju lokasi. Membantu korban memadamkan api. Salah seorang warga juga menghubungi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Probolinggo.

Sekitar pukul 11.50, dua unit mobil damkar tiba di lokasi. Api masih berkobar. Kobaran api sempat membakar bagian atap garasi. “Warga sudah berupaya memadamkan api. Tapi, saat petugas di lokasi kobaran api masih besar. Untung api belum menyebar. Jadi, pemadaman bisa lebih mudah,” ujar Abdullah.

Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa. Namun, motor korban rusak parah. Ia ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Bagian kemudi dan bodi depan hangus terbakar.

“Bagian depan motor korban hangus. Kalau korban jiwa tidak ada. Kami harap masyarakat selalu berhati-hati. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting kelistrikan motor ketika hendak dinyalakan,” jelas Abdullah. (riz/rud)

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/