31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Amankan Ribuan Rokok Ilegal dari Toko Roti di Kedungasem

WONOASIH, Radar Bromo – Peredaran rokok ilegal di Kota Probolinggo masih perlu terus diwaspadai. Kamis (21/9), tim gabungan mengamankan ribuan batang rokok ilegal dari sebuah toko roti di Jalan Raya Lumajang, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

Tim gabungan terdiri atas Satpol PP Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dan kantor pelayanan dan pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Probolinggo. Ribuan rokok ilegal itu ditemukan di dalam sebuah kamar.

Awalnya, saat dilakukan razia, pemilik toko yang tidak disebutkan identitasnya itu, tidak mengaku jika menjual rokok ilegal. Petugas lantas menyisir semua bagian toko. Ternyata ditemukan ada bungkus rokok ilegal di tempat sampah di dekat toko.

“Dari temuan bungkus rokok ilegal ini, kami langsung melakukan razia di dalam toko. Memang benar, kami menemukan 18.568 batang atau 1.119 bungkus rokok berbagai merek di dalam kamar tidurnya,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

Rinciannya, 90 bungkus merek Nice; 81 bungkus merek YS Pro Mild; 23 bungkus merek Tirani; dan 62 bungkus merek DRJ Bold. Lalu, 401 bungkus merek Luxio; 342 bungkus merek Oppo; dan 120 bungkus merek Swiss. Puluhan bungkus rokok ini lantas dibawa KPPBC Probolinggo.

Pemilik rokok itu juga dibawa petugas KPPBC untuķ dimintai keterangan dan dibina. Dengan temuan rokok ilegal ini, Aman mengaku akan terus melakukan operasi serupa bersama Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal.

“Temuan ini menunjukkan jika peredaran rokok ilegal di Kota Probolinggo masih ada. Karena itu, operasi serupa dan masif akan terus dilakukan,” ujarnya. (riz/rud)

WONOASIH, Radar Bromo – Peredaran rokok ilegal di Kota Probolinggo masih perlu terus diwaspadai. Kamis (21/9), tim gabungan mengamankan ribuan batang rokok ilegal dari sebuah toko roti di Jalan Raya Lumajang, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

Tim gabungan terdiri atas Satpol PP Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dan kantor pelayanan dan pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Probolinggo. Ribuan rokok ilegal itu ditemukan di dalam sebuah kamar.

Awalnya, saat dilakukan razia, pemilik toko yang tidak disebutkan identitasnya itu, tidak mengaku jika menjual rokok ilegal. Petugas lantas menyisir semua bagian toko. Ternyata ditemukan ada bungkus rokok ilegal di tempat sampah di dekat toko.

“Dari temuan bungkus rokok ilegal ini, kami langsung melakukan razia di dalam toko. Memang benar, kami menemukan 18.568 batang atau 1.119 bungkus rokok berbagai merek di dalam kamar tidurnya,” ujar Kepala Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman.

Rinciannya, 90 bungkus merek Nice; 81 bungkus merek YS Pro Mild; 23 bungkus merek Tirani; dan 62 bungkus merek DRJ Bold. Lalu, 401 bungkus merek Luxio; 342 bungkus merek Oppo; dan 120 bungkus merek Swiss. Puluhan bungkus rokok ini lantas dibawa KPPBC Probolinggo.

Pemilik rokok itu juga dibawa petugas KPPBC untuķ dimintai keterangan dan dibina. Dengan temuan rokok ilegal ini, Aman mengaku akan terus melakukan operasi serupa bersama Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal.

“Temuan ini menunjukkan jika peredaran rokok ilegal di Kota Probolinggo masih ada. Karena itu, operasi serupa dan masif akan terus dilakukan,” ujarnya. (riz/rud)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/