28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

70 KK di Dringu Terdampak Banjir, Surut setelah 12 Jam  

DRINGU, Radar Bromo Bencana hidrometeorologi masih terus mengancam. Selasa (22/11), sebagian wilayah Dusun Pesisir, Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, tergenang air. Air masuk permukiman warga akibat dari hujan deras Senin (21/11) malam.

Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, mulai sekitar pukul 20.15. Termasuk di Kecamatan Dringu. Awalnya tidak begitu deras. Setengah jam kemudian begitu deras. Sekitar pukul 23.35, mulai reda.

Rupanya, Dusun Pesisir, Desa/ Kecamatan Dringu, menjadi jujukan air. Maklum, dusun ini struktur tanahnya lebih rendah dibanding dusun lain. Selang satu jam lebih setelah hujan reda, air semakin tinggi. Menggenangi sebagian wilayah Dusun Pesisir. Bahkan, sampai masuk rumah warga dengan ketinggian beragam. Antara setengah lutut sampai selutut orang dewasa.

Baca Juga:  Penerapan Sidang Online Sempat Tersendat, Lebih Efektif Sidang Tatap Muka

“Hujan turun cukup deras selama lebih dari tiga jam. Air hujan mengalir ke Dusun Pesisir. Akhirnya menimbulkan genangan air,” ujar Staf Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana.

Genangan juga disebabkan saluran pembuangan dari irigasi. Drainase di sepanjang jalan tidak dapat menampung air yang begitu melimpah. Kondisi ini diperparah dengan banjir rob atau air laut pasang, membuat dusun yang tak jauh dari pantai utara ini semakin sulit lepas dari genangan.

BPBD Kabupaten Probolinggo langsung terjun ke lokasi. Melakukan asesmen. Bergotong-royong dengan warga melebarkan dan memperdalam drainase. Tim juga menambah saluran pembuangan dari perumahan terdampak. Agar genangan air segera surut.

Baca Juga:  Sungai Kademangan Meluap; Puluhan Rumah Terendam-Jembatan Hanyut

DRINGU, Radar Bromo Bencana hidrometeorologi masih terus mengancam. Selasa (22/11), sebagian wilayah Dusun Pesisir, Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, tergenang air. Air masuk permukiman warga akibat dari hujan deras Senin (21/11) malam.

Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, mulai sekitar pukul 20.15. Termasuk di Kecamatan Dringu. Awalnya tidak begitu deras. Setengah jam kemudian begitu deras. Sekitar pukul 23.35, mulai reda.

Rupanya, Dusun Pesisir, Desa/ Kecamatan Dringu, menjadi jujukan air. Maklum, dusun ini struktur tanahnya lebih rendah dibanding dusun lain. Selang satu jam lebih setelah hujan reda, air semakin tinggi. Menggenangi sebagian wilayah Dusun Pesisir. Bahkan, sampai masuk rumah warga dengan ketinggian beragam. Antara setengah lutut sampai selutut orang dewasa.

Baca Juga:  Sebut Banjir karena Kebanyakan Zina, Pemuda Jrebeng Lor Minta Maaf

“Hujan turun cukup deras selama lebih dari tiga jam. Air hujan mengalir ke Dusun Pesisir. Akhirnya menimbulkan genangan air,” ujar Staf Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Silvia Verdiana.

Genangan juga disebabkan saluran pembuangan dari irigasi. Drainase di sepanjang jalan tidak dapat menampung air yang begitu melimpah. Kondisi ini diperparah dengan banjir rob atau air laut pasang, membuat dusun yang tak jauh dari pantai utara ini semakin sulit lepas dari genangan.

BPBD Kabupaten Probolinggo langsung terjun ke lokasi. Melakukan asesmen. Bergotong-royong dengan warga melebarkan dan memperdalam drainase. Tim juga menambah saluran pembuangan dari perumahan terdampak. Agar genangan air segera surut.

Baca Juga:  Sungai Kademangan Meluap; Puluhan Rumah Terendam-Jembatan Hanyut

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru