26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Tingkatkan Capaian Indeks Keluarga Sehat Desa Tamansari Dringu melalui Germas

PUSKESMAS Dringu, Kabupaten Probolinggo, kembali menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Tahun ini, diawali di Desa Tamansari. Selasa (15/8), senam bersama menjadi agenda pertama dalam Germas yang digelar di Lapangan TNI AL Desa Tamansari itu.

Germas di Desa Tamansari mengambil tema Kampanye Lokal dalam Rangka Mendukung Program Keluarga Berencana. Tema ini dipilih karena indikator keluarga berencana (KB) di Desa Tamansari, masih rendah. Sejauh ini, keluarga di Desa Tamansari yang mengikuti program KB baru 3,58 persen.

“Melalui Germas, kami ingin meningkatkan indeks keluarga sehat (IKS) di Desa Tamansari. Salah satu capaian indikatornya adalah program keluarga berencana. Di sini masih rendah. Semoga dengan adanya kegiatan ini capaian IKS di Desa Tamansari, bisa terus meningkat,” ujar Kepala Puskesmas Dringu, drg. Reni Meutia.

PEMERIKSAAN: Sejumlah lansia antre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di Posbindu Germas Desa Tamansari.

Dalam Germas, Puskesmas Dringu, menyiapkan empat Pos Pelayanan. Yakni, Posbindu untuk deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Kemudian, Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 dan Pemeriksaan Mata. “Serta, Pojok Gizi dan Pos Pemeriksaan IVA untuk deteksi kanker leher rahim. Ada donor darah juga,” katanya.

Selain para kader, Germas juga menyasar masyarakat setempat dan sekitarnya hingga perangkat desa. Selama pelayanan, pos pelayanan berupa tenda itu secara bergantian dipenuhi masyarakat. Baik laki-laki maupun perempuan. Muda hingga warga lanjut usia (lansia) antussias untuk memeriksakan kesehatannya. Mereka dilayani petugas medis dari Puskesmas Dringu dibantu kader.

Mendukung program KB, para kader Posyandu Desa Tamansari, juga menampilkan drama tentang program KB di panggung. Para balita juga tak ketinggalan unjuk gigi. Mereka meramaikan Germas dengan fashion show bertema sayuran. Panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize bagi peserta yang beruntung. (uno/adv)

 

PUSKESMAS Dringu, Kabupaten Probolinggo, kembali menggelar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Tahun ini, diawali di Desa Tamansari. Selasa (15/8), senam bersama menjadi agenda pertama dalam Germas yang digelar di Lapangan TNI AL Desa Tamansari itu.

Germas di Desa Tamansari mengambil tema Kampanye Lokal dalam Rangka Mendukung Program Keluarga Berencana. Tema ini dipilih karena indikator keluarga berencana (KB) di Desa Tamansari, masih rendah. Sejauh ini, keluarga di Desa Tamansari yang mengikuti program KB baru 3,58 persen.

“Melalui Germas, kami ingin meningkatkan indeks keluarga sehat (IKS) di Desa Tamansari. Salah satu capaian indikatornya adalah program keluarga berencana. Di sini masih rendah. Semoga dengan adanya kegiatan ini capaian IKS di Desa Tamansari, bisa terus meningkat,” ujar Kepala Puskesmas Dringu, drg. Reni Meutia.

PEMERIKSAAN: Sejumlah lansia antre untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis di Posbindu Germas Desa Tamansari.

Dalam Germas, Puskesmas Dringu, menyiapkan empat Pos Pelayanan. Yakni, Posbindu untuk deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Kemudian, Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 dan Pemeriksaan Mata. “Serta, Pojok Gizi dan Pos Pemeriksaan IVA untuk deteksi kanker leher rahim. Ada donor darah juga,” katanya.

Selain para kader, Germas juga menyasar masyarakat setempat dan sekitarnya hingga perangkat desa. Selama pelayanan, pos pelayanan berupa tenda itu secara bergantian dipenuhi masyarakat. Baik laki-laki maupun perempuan. Muda hingga warga lanjut usia (lansia) antussias untuk memeriksakan kesehatannya. Mereka dilayani petugas medis dari Puskesmas Dringu dibantu kader.

Mendukung program KB, para kader Posyandu Desa Tamansari, juga menampilkan drama tentang program KB di panggung. Para balita juga tak ketinggalan unjuk gigi. Mereka meramaikan Germas dengan fashion show bertema sayuran. Panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize bagi peserta yang beruntung. (uno/adv)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/