26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Capai 85 Persen, Optimistis Bulan Depan Jembatan Kaca Rampung

SUKAPURA, Radar Bromo – Proyek Jembatan Kaca di Seruni Point, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Sejauh ini, pengerjaan jembatan kaca pertama di Indonesia, itu telah mencapai 85 persen. Targetnya, bulan depan rampung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR RI Achmad Riza mengatakan, jembatan yang dibangun dengan tipe suspended cable ini mulai dikerjakan sejak akhir September 2021. Ditargetkan selesai pada akhir September 2022. “Hingga saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai kurang lebih 85 persen,” ujarnya.

Adanya jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata adrenalin yang menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan Shuttle Area. Dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru. Adanya jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

“Melihat progres yang ada, kami optimistis September mendatang sudah rampung,” ujarnya, Jumat (12/8) siang.

Yang jelas, lanjutnya, jembatan kaca ini dibangun dengan perhitungan perencanaan yang komprehensif. Sesuai standar dan melalui proses uji laboratorium. “Sehingga, jembatan ini akan aman untuk difungsikan bagi wisatawan,” katanya.

Diketahui, jembatan kaca bagi pejalan kaki ini membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter pada bentang utama dan 3 meter pada bagian awal dan tengah bentang. Berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

SUKAPURA, Radar Bromo – Proyek Jembatan Kaca di Seruni Point, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Sejauh ini, pengerjaan jembatan kaca pertama di Indonesia, itu telah mencapai 85 persen. Targetnya, bulan depan rampung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR RI Achmad Riza mengatakan, jembatan yang dibangun dengan tipe suspended cable ini mulai dikerjakan sejak akhir September 2021. Ditargetkan selesai pada akhir September 2022. “Hingga saat ini progres fisik pekerjaan sudah mencapai kurang lebih 85 persen,” ujarnya.

Adanya jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata adrenalin yang menghubungkan Terminal Wisata Seruni Point dengan Shuttle Area. Dengan pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru. Adanya jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo-Tengger-Semeru.

“Melihat progres yang ada, kami optimistis September mendatang sudah rampung,” ujarnya, Jumat (12/8) siang.

Yang jelas, lanjutnya, jembatan kaca ini dibangun dengan perhitungan perencanaan yang komprehensif. Sesuai standar dan melalui proses uji laboratorium. “Sehingga, jembatan ini akan aman untuk difungsikan bagi wisatawan,” katanya.

Diketahui, jembatan kaca bagi pejalan kaki ini membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter pada bentang utama dan 3 meter pada bagian awal dan tengah bentang. Berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/