26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Insiden Kecelakaan Purnawirawan TNI-Guru, Dua Kubu Saling Lapor

MAYANGAN, Radar Bromo – Masih ingat dengan insiden kecelakaan yang melibatkan pensiunan TNI dan guru di Jalan K.H. Hasan Genggong? Insiden ini makin meruncing. Setelah pihak keluarga pensiunan TNI melapor ke polisi, giliran kubu guru yang melaporkan balik.

Laporan itu ditujukan untuk dua orang. Kuasa Hukum Kasiama, Mulyono mengungkapkan pihaknya telah melaporkan dua nama dengan dugaan memberikan keterangan palsu terkait kecelakaan itu pada Kamis (11/8) lalu. Yakni, Dewi Kusmawati yang merupakan anak dari Kusman dan PN, warga sekitar.

Dasar laporan itu adalah keterangan dari saksi yang mengatakan adanya dugaan tendangan yang menewaskan Kusman, 62, dalam kecelakaan di depan SDN Sukoharjo 3. Kasiama tidak terima dan melapor balik dengan tuduhan keterangan palsu.

Kecelakaan yang Tewaskan Purnawirawan TNI Berujung Laporan Polisi

Laporan ini dikarenakan pihaknya merasa keduanya tidak memberikan keterangan yang benar. Apalagi, mereka tidak melihat langsung kejadian itu. PN misalnya, ia melihat kecelakaan dari lokasi yang cukup jauh.

“Tentu klien saya merasa keberatan dengan keterangan saksi. Padahal kenyataannya tidak ada yang namanya aksi tendangan. Mereka juga tidak melihat langsung,” ungkapnya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Masih ingat dengan insiden kecelakaan yang melibatkan pensiunan TNI dan guru di Jalan K.H. Hasan Genggong? Insiden ini makin meruncing. Setelah pihak keluarga pensiunan TNI melapor ke polisi, giliran kubu guru yang melaporkan balik.

Laporan itu ditujukan untuk dua orang. Kuasa Hukum Kasiama, Mulyono mengungkapkan pihaknya telah melaporkan dua nama dengan dugaan memberikan keterangan palsu terkait kecelakaan itu pada Kamis (11/8) lalu. Yakni, Dewi Kusmawati yang merupakan anak dari Kusman dan PN, warga sekitar.

Dasar laporan itu adalah keterangan dari saksi yang mengatakan adanya dugaan tendangan yang menewaskan Kusman, 62, dalam kecelakaan di depan SDN Sukoharjo 3. Kasiama tidak terima dan melapor balik dengan tuduhan keterangan palsu.

Kecelakaan yang Tewaskan Purnawirawan TNI Berujung Laporan Polisi

Laporan ini dikarenakan pihaknya merasa keduanya tidak memberikan keterangan yang benar. Apalagi, mereka tidak melihat langsung kejadian itu. PN misalnya, ia melihat kecelakaan dari lokasi yang cukup jauh.

“Tentu klien saya merasa keberatan dengan keterangan saksi. Padahal kenyataannya tidak ada yang namanya aksi tendangan. Mereka juga tidak melihat langsung,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/