31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Ingatkan Pembangunan Pasar Randu Pangger Tidak Molor

MAYANGAN, Radar Bromo – Revitalisasi Pasar Randu Pangger, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mendapatkan perhatian serius Komisi II DPRD Kota Probolinggo. Mereka meminta pemkot untuk benar mengawasi dan memastikan, pengerjaan pembangunan tersebut selesai tepat waktu.

Wajar saja imbauan dikeluarkan Komisi II. Sebabnya, hingga jelang pertengahan Agustus, proyek revitalisasi dengan nilai anggaran sekitar Rp 2,8 miliar itu, belum juga dimulai. Tentu, kegiatan dengan pagu anggaran tersebut, merupakan pekerjaan proyek yang besar. Untuk itu, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) harus mengawasi.

Saiful Rohman, Sekretaris Komisi II DPRD menyebutkan, revitalisasi Pasar Randu Pangger termasuk pekerjaan proyek yang besar. Dengan nilai anggaran miliaran, tentu pembangunannya membutuhkan waktu.

Sedangkan hingga saat ini belum juga dimulai. Jangan sampai, pengerjaan revitalisasi pasar tersebut, terjadi keterlambatan. Dampaknya, pedagang yang akan menjadi korbannya.

”Kami minta pada DKUPP, untuk benar-benar mengawasi dan memastikan pengerjaan pembangunan Pasar Randu Pangger, sesuai perencanaan dan tepat waktu. Supaya, dipastikan tahun ini pembangunan selesai dan tidak ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati mengatakan, revitalisasi Pasar Randu Pangger sudah berproses dan sudah pemenang lelangnya. Ditargetkan akhir Agustus, sudah mulai proses pengerjaan pembangunannya. Pihaknya, akan terus mengawasi proses revitalisasi tersebut. Supaya, dapat dipastikan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan dan selesai tahun ini.

”Tender sudah selesai. Diperkirakan akhir Agustus sudah mulai pengerjaan pembangunannya. Waktu pengerjaan masih cukup tahun ini. Kami akan pantau dan pastikan pengerjaan selesai tepat waktu,” katanya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Revitalisasi Pasar Randu Pangger, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mendapatkan perhatian serius Komisi II DPRD Kota Probolinggo. Mereka meminta pemkot untuk benar mengawasi dan memastikan, pengerjaan pembangunan tersebut selesai tepat waktu.

Wajar saja imbauan dikeluarkan Komisi II. Sebabnya, hingga jelang pertengahan Agustus, proyek revitalisasi dengan nilai anggaran sekitar Rp 2,8 miliar itu, belum juga dimulai. Tentu, kegiatan dengan pagu anggaran tersebut, merupakan pekerjaan proyek yang besar. Untuk itu, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) harus mengawasi.

Saiful Rohman, Sekretaris Komisi II DPRD menyebutkan, revitalisasi Pasar Randu Pangger termasuk pekerjaan proyek yang besar. Dengan nilai anggaran miliaran, tentu pembangunannya membutuhkan waktu.

Sedangkan hingga saat ini belum juga dimulai. Jangan sampai, pengerjaan revitalisasi pasar tersebut, terjadi keterlambatan. Dampaknya, pedagang yang akan menjadi korbannya.

”Kami minta pada DKUPP, untuk benar-benar mengawasi dan memastikan pengerjaan pembangunan Pasar Randu Pangger, sesuai perencanaan dan tepat waktu. Supaya, dipastikan tahun ini pembangunan selesai dan tidak ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati mengatakan, revitalisasi Pasar Randu Pangger sudah berproses dan sudah pemenang lelangnya. Ditargetkan akhir Agustus, sudah mulai proses pengerjaan pembangunannya. Pihaknya, akan terus mengawasi proses revitalisasi tersebut. Supaya, dapat dipastikan pembangunan dapat berjalan sesuai perencanaan dan selesai tahun ini.

”Tender sudah selesai. Diperkirakan akhir Agustus sudah mulai pengerjaan pembangunannya. Waktu pengerjaan masih cukup tahun ini. Kami akan pantau dan pastikan pengerjaan selesai tepat waktu,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/