25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Ini Daftar Juara Lomba Menulis Kisah Inspiratif Kemenko PMK

PROBOLINGGO, Radar Bromo – “Dua Mimpi Satukan Cahaya,” akhirnya ditasbihkan sebagai juara pertama Lomba Menulis Kisah Inspiratif. Karya mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Jember, Noor Lia Khan, ini berhasil menyisihkan peserta lomba yang digelar Kemenko PMK RI bersama Yayasan Pelita Umat (YPU) dan Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Probolinggo lainnya.

“Karya saya ini kisah nyata. Bercerita tentang kehidupan saya sendiri,” kata Lia -panggilan akrabnya-, ditemui usai menerima trofi dan piagam penghargaan di Aula Perpustakaan SMP Islam Terpadu Pelita Probolinggo, Rabu (10/9).

Lia tidak menyangka bakal menjadi juara. Karena baru kali pertama mengikuti lomba. Sebelumnya, hanya mengikuti lomba menulis puisi. “Alhamdulillah juara,” ujar warga Desa Pohsangit Tengah, Kabupaten Probolinggo ini.

Salah satu dewan juri, Amalia menjelaskan, karya Lia sesuai tema lomba Gotong Royong Membangun Negeri. “Penilaian lainnya adalah teknik penulisan dan orisinalitas,” ujar juri yang seorang cerpenis ini.

Ketua Yayasan Pelita Umat Sutikman mengatakan, lomba ini tindak lanjut dari Workshop Menulis dan Video Kreatif yang digelar Kemenko PMK RI bersama YPU dan FLP Cabang Probolinggo, beberapa waktu lalu.

“Lomba ini sebagai salah satu upaya menyebarluaskan dan menanamkan nilai-nilai Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) kepada masyarakat di Kota Probolinggo dan sekitarnya. Salah satunya gotong royong,” jelasnya.

Dari lomba ini, kata Sutikman, seluruh karya peserta dibukukan. Sehingga karya-karya terbaik peserta tidak hilang begitu saja. “Tapi, menjadi karya yang bisa dibaca sampai generasi penerus kelak,” imbuhnya.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – “Dua Mimpi Satukan Cahaya,” akhirnya ditasbihkan sebagai juara pertama Lomba Menulis Kisah Inspiratif. Karya mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Jember, Noor Lia Khan, ini berhasil menyisihkan peserta lomba yang digelar Kemenko PMK RI bersama Yayasan Pelita Umat (YPU) dan Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Probolinggo lainnya.

“Karya saya ini kisah nyata. Bercerita tentang kehidupan saya sendiri,” kata Lia -panggilan akrabnya-, ditemui usai menerima trofi dan piagam penghargaan di Aula Perpustakaan SMP Islam Terpadu Pelita Probolinggo, Rabu (10/9).

Lia tidak menyangka bakal menjadi juara. Karena baru kali pertama mengikuti lomba. Sebelumnya, hanya mengikuti lomba menulis puisi. “Alhamdulillah juara,” ujar warga Desa Pohsangit Tengah, Kabupaten Probolinggo ini.

Salah satu dewan juri, Amalia menjelaskan, karya Lia sesuai tema lomba Gotong Royong Membangun Negeri. “Penilaian lainnya adalah teknik penulisan dan orisinalitas,” ujar juri yang seorang cerpenis ini.

Ketua Yayasan Pelita Umat Sutikman mengatakan, lomba ini tindak lanjut dari Workshop Menulis dan Video Kreatif yang digelar Kemenko PMK RI bersama YPU dan FLP Cabang Probolinggo, beberapa waktu lalu.

“Lomba ini sebagai salah satu upaya menyebarluaskan dan menanamkan nilai-nilai Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) kepada masyarakat di Kota Probolinggo dan sekitarnya. Salah satunya gotong royong,” jelasnya.

Dari lomba ini, kata Sutikman, seluruh karya peserta dibukukan. Sehingga karya-karya terbaik peserta tidak hilang begitu saja. “Tapi, menjadi karya yang bisa dibaca sampai generasi penerus kelak,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/