26.9 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Pendapatan dari Sewa Rusunawa di Kota Probolinggo Rendah

MAYANGAN, Radar Bromo Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo dipersoalkan Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo. Hingga separo tahun lewat, realisasi PAD hanya tercapai 15,3 persen. Salah satunya, retribusi rusunawa di kota yang sangat minim.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo ditarget menyumbang PAD sekitar Rp 2,338 miliar tahun ini. Salah satunya melalui retribusi rusunawa yang ditarget sekitar Rp 569 juta. Sayangnya, hingga awal bulan ini, baru sekitar Rp 100 juta atau 17,63 persen yang tercapai.

Hal itu terungkap saat rapat pembahasan rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2022 di ruang Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo. Tri Atmojo Adib Susilo, salah satu anggota komisi 3 mengatakan, Dinas PUPR-Perkim yang juga sebagai penyumbang PAD tahun ini ditarget sekitar Rp 2,3 miliar. Dalam rancangan P-APBD 2022, tidak ada perubahan kenaikan atau penurunan.

Di sisi lain, realiasi PAD masih rendah. Yaitu sekitar 15,3 persen dari target keseluruhan. Salah satunya, retribusi rusuwana yang masih minim.

”Dinas PUPR-Perkim harus lebih serius mencapai target PAD itu. Karena sudah bulan Agustus, capaian PAD masih minim,” kata anggota Fraksi PKS-Demokrat itu kemarin.

Kepala Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo Setiorini Sayekti membenarkan bahwa target PAD dari retribusi di PUPR-Perkim sekitar Rp 2,3 miliar. Namun, capaiannya masih sekitar 15 persen.

Salah satu penyebabnya, karena realisasi retribusi rusunawa yang masih rendah. Dari target sekitar Rp 569 juta, baru terealisasi sekitar Rp 100 juta atau 17 persen.

MAYANGAN, Radar Bromo Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo dipersoalkan Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo. Hingga separo tahun lewat, realisasi PAD hanya tercapai 15,3 persen. Salah satunya, retribusi rusunawa di kota yang sangat minim.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo ditarget menyumbang PAD sekitar Rp 2,338 miliar tahun ini. Salah satunya melalui retribusi rusunawa yang ditarget sekitar Rp 569 juta. Sayangnya, hingga awal bulan ini, baru sekitar Rp 100 juta atau 17,63 persen yang tercapai.

Hal itu terungkap saat rapat pembahasan rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2022 di ruang Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo. Tri Atmojo Adib Susilo, salah satu anggota komisi 3 mengatakan, Dinas PUPR-Perkim yang juga sebagai penyumbang PAD tahun ini ditarget sekitar Rp 2,3 miliar. Dalam rancangan P-APBD 2022, tidak ada perubahan kenaikan atau penurunan.

Di sisi lain, realiasi PAD masih rendah. Yaitu sekitar 15,3 persen dari target keseluruhan. Salah satunya, retribusi rusuwana yang masih minim.

”Dinas PUPR-Perkim harus lebih serius mencapai target PAD itu. Karena sudah bulan Agustus, capaian PAD masih minim,” kata anggota Fraksi PKS-Demokrat itu kemarin.

Kepala Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo Setiorini Sayekti membenarkan bahwa target PAD dari retribusi di PUPR-Perkim sekitar Rp 2,3 miliar. Namun, capaiannya masih sekitar 15 persen.

Salah satu penyebabnya, karena realisasi retribusi rusunawa yang masih rendah. Dari target sekitar Rp 569 juta, baru terealisasi sekitar Rp 100 juta atau 17 persen.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/