31.4 C
Probolinggo
Sunday, September 25, 2022

Tangani PMK, Pemkot Probolinggo Ajukan Gunakan Dana TT Rp 600 Juta

MAYANGAN, Radar Bromo – Penanganan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Probolinggo terus dilakukan. Termasuk menyediakan anggaran yang cukup. Salah satunya diajukan menggunakan dana tidak terduga (TT) sekitar Rp 600 juta.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo Suryanto mengatakan, kasus PMK tetap menjadi perhatian serius. Salah satunya terus berupaya segera menuntaskan vaksinasi semua sapi sehat.

“Vaksinasi PMK terus berjalan. Dua hari lagi, sesuai rencana dan target, vaksinasi PMK dosis kedua untuk 700 ekor sapi tuntas dilakukan,” katanya, Selasa (9/8).

Ia menerangkan, untuk menangani wabah PMK di Kota Probolinggo, sudah dibentuk Satgas Penanganan PMK. Pihaknya juga mengajukan penggunaan dana TT.

Anggaran penanganan PMK itu, dapat digunakan untuk pengadaan obat-obatan, vitamin, dan operasional tim penanganan PMK. Karena banyak pihak yang terlibat dalam Satgas Penanganan PMK. Termasuk TNI-Polri.

“Sesuai aturan, karena memang kondisi ini bencana nonalam, dapat menggunakan dana tidak terduga untuk penanganan PMK. Sekarang masih tahap verifikasi pengajuan dana tidak terduga itu,” jelasnya.

MAYANGAN, Radar Bromo – Penanganan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Probolinggo terus dilakukan. Termasuk menyediakan anggaran yang cukup. Salah satunya diajukan menggunakan dana tidak terduga (TT) sekitar Rp 600 juta.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo Suryanto mengatakan, kasus PMK tetap menjadi perhatian serius. Salah satunya terus berupaya segera menuntaskan vaksinasi semua sapi sehat.

“Vaksinasi PMK terus berjalan. Dua hari lagi, sesuai rencana dan target, vaksinasi PMK dosis kedua untuk 700 ekor sapi tuntas dilakukan,” katanya, Selasa (9/8).

Ia menerangkan, untuk menangani wabah PMK di Kota Probolinggo, sudah dibentuk Satgas Penanganan PMK. Pihaknya juga mengajukan penggunaan dana TT.

Anggaran penanganan PMK itu, dapat digunakan untuk pengadaan obat-obatan, vitamin, dan operasional tim penanganan PMK. Karena banyak pihak yang terlibat dalam Satgas Penanganan PMK. Termasuk TNI-Polri.

“Sesuai aturan, karena memang kondisi ini bencana nonalam, dapat menggunakan dana tidak terduga untuk penanganan PMK. Sekarang masih tahap verifikasi pengajuan dana tidak terduga itu,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/