25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Anggaran Bagian Umum Kota Probolinggo Jadi Sorotan Dewan

KANIGARAN, Radar Bromo – Serapan anggaran di Bagian Umum Pemkot Probolinggo tahun ini sangat minim. Terutama anggaran rumah tangga yang mencapai Rp 4,3 miliar. Sejauh ini, baru terserap 25 persen atau Rp 1,1 miliar.

Meski anggarannya masih banyak, Bagian Umum masih mengajukan tambahan anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2022. Besarnya, Rp 398 juta. Hal ini terungkap dalam pembahasan P-APBD 2022 di Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Selasa (9/8).

Tak ayal, permintaan ini menjadi sorotan sejumlah anggota DPRD Kota Probolinggo. Mereka khawatir anggaran tersebut tidak terserap maksimal. Sehingga, menimbulkan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) pada akhir tahun anggaran.

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan, anggaran Bagian Umum tahun ini sebesar Rp 7,8 miliar. Paling tinggi untuk anggaran rumah tangga. Karena Covid-19 sudah melandai, anggaran ini dibutuhkan karena mulai banyak kegiatan.

“Anggaran rumah tangga ini paling tinggi. Tapi, tahun anggaran sudah berjalan separo, nyatanya baru terserap 25 persen. Ini kenapa? Apa bisa 75 persennya terserap maksimal pada akhir tahun? Apalagi minta tambahan Rp 398 juta,” ujarnya.

Kepala Bagian Umum Pemkot Probolinggo Andre Nirwana Kusuma menjelaskan, besarnya anggaran rumah tangga ini, karena banyak kegiatan yang tidak bisa diprediksi. Seperti kegiatan pemkot, pemeliharaan rumah dinas, hingga kegiatan di rumah dinas dan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS dialokasikan dari sini.

Apalagi, kata Andre, rencananya ada dua kegiatan yang menggunakan anggaran besar pada tahun ini. Yakni, kegiatan hari ulang tahun (HUT) RI dan kegiatan HUT Kota Probolinggo. masing-masing dianggarkan Rp 500 juta.

KANIGARAN, Radar Bromo – Serapan anggaran di Bagian Umum Pemkot Probolinggo tahun ini sangat minim. Terutama anggaran rumah tangga yang mencapai Rp 4,3 miliar. Sejauh ini, baru terserap 25 persen atau Rp 1,1 miliar.

Meski anggarannya masih banyak, Bagian Umum masih mengajukan tambahan anggaran dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2022. Besarnya, Rp 398 juta. Hal ini terungkap dalam pembahasan P-APBD 2022 di Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Selasa (9/8).

Tak ayal, permintaan ini menjadi sorotan sejumlah anggota DPRD Kota Probolinggo. Mereka khawatir anggaran tersebut tidak terserap maksimal. Sehingga, menimbulkan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) pada akhir tahun anggaran.

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan, anggaran Bagian Umum tahun ini sebesar Rp 7,8 miliar. Paling tinggi untuk anggaran rumah tangga. Karena Covid-19 sudah melandai, anggaran ini dibutuhkan karena mulai banyak kegiatan.

“Anggaran rumah tangga ini paling tinggi. Tapi, tahun anggaran sudah berjalan separo, nyatanya baru terserap 25 persen. Ini kenapa? Apa bisa 75 persennya terserap maksimal pada akhir tahun? Apalagi minta tambahan Rp 398 juta,” ujarnya.

Kepala Bagian Umum Pemkot Probolinggo Andre Nirwana Kusuma menjelaskan, besarnya anggaran rumah tangga ini, karena banyak kegiatan yang tidak bisa diprediksi. Seperti kegiatan pemkot, pemeliharaan rumah dinas, hingga kegiatan di rumah dinas dan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan non-PNS dialokasikan dari sini.

Apalagi, kata Andre, rencananya ada dua kegiatan yang menggunakan anggaran besar pada tahun ini. Yakni, kegiatan hari ulang tahun (HUT) RI dan kegiatan HUT Kota Probolinggo. masing-masing dianggarkan Rp 500 juta.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/