25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Berlakukan Satu Arah Selama Perbaikan JLU, Ditarget Tiga Bulan Rampung

KADEMANGAN, Radar Bromo- Perbaikan Jembatan Kademangan, di jalur lingkar utara (JLU) Kota Probolinggo, mulai digarap. Proyek ini ditarget rampung dalam tiga bulan. Selama perbaikan, arus lalu lintas diberlakukan satu arah.

Kendaraan dari selatan yang hendak ke Pelabuhan atau sebaliknya masih bisa lewat sisi barat. Sebab, perbaikan jembatan dimulai dari sisi timur. Agar aman, diberlakukan contra flow atau sistem buka tutup.

Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengatakan, perbaikan dilakukan di satu sisi. Sehingga, kendaraan yang hendak ke Pelabuhan, masih bisa melintas di JLU.

Sebagai tahap awal, pelaksana membongkar pelat besi sepanjang 50 meter di sisi timur. Selanjutnya, pelaksana bakal menggantinya dengan rigid beton seperti di JLU.

“Kami menggarap sisi timur dulu. Jadi, kendaraan masih bisa lewat di sisi barat. Selama pengerjaan diberlakukan sistem contra flow atau buka tutup. Jadi, kendaraan melintas secara bergantian,” jelasnya.

Bowo -sapaan akrabnya,- menjelaskan, perbaikan Jembatan Kademangan, akan berlangsung selama tiga bulan. Targetnya, pada awal November, sudah bisa difungsikan dengan normal.

“Target pelaksanaan selama tiga bulan. Sesuai dengan lamanya pengalihan arus yakni sampai akhir Oktober. Insya Allah, Jembatan sudah bisa digunakan di kedua sisi,” ujarnya.

KADEMANGAN, Radar Bromo- Perbaikan Jembatan Kademangan, di jalur lingkar utara (JLU) Kota Probolinggo, mulai digarap. Proyek ini ditarget rampung dalam tiga bulan. Selama perbaikan, arus lalu lintas diberlakukan satu arah.

Kendaraan dari selatan yang hendak ke Pelabuhan atau sebaliknya masih bisa lewat sisi barat. Sebab, perbaikan jembatan dimulai dari sisi timur. Agar aman, diberlakukan contra flow atau sistem buka tutup.

Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengatakan, perbaikan dilakukan di satu sisi. Sehingga, kendaraan yang hendak ke Pelabuhan, masih bisa melintas di JLU.

Sebagai tahap awal, pelaksana membongkar pelat besi sepanjang 50 meter di sisi timur. Selanjutnya, pelaksana bakal menggantinya dengan rigid beton seperti di JLU.

“Kami menggarap sisi timur dulu. Jadi, kendaraan masih bisa lewat di sisi barat. Selama pengerjaan diberlakukan sistem contra flow atau buka tutup. Jadi, kendaraan melintas secara bergantian,” jelasnya.

Bowo -sapaan akrabnya,- menjelaskan, perbaikan Jembatan Kademangan, akan berlangsung selama tiga bulan. Targetnya, pada awal November, sudah bisa difungsikan dengan normal.

“Target pelaksanaan selama tiga bulan. Sesuai dengan lamanya pengalihan arus yakni sampai akhir Oktober. Insya Allah, Jembatan sudah bisa digunakan di kedua sisi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/