28.5 C
Probolinggo
Monday, May 29, 2023

Wali Kota Probolinggo Dorong Sukseskan One Pesantren One Product

PROGRAM Pemprov Jawa Timur berupa One Pesantren One Product (OPOP) mendapatkan dukungan penuh dari Pemkot Probolinggo. Bahkan, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. meminta semua stakeholders mendukung dan menyukseskan program ini.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota ketika membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Santri Berwirausaha Program Penumbuhan Wirausaha Baru di Lingkungan Pondok Pesantren Kota Probolinggo 2021 Senin (1/11). Acara itu digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, Kota Probolinggo.

KOLABORASI: Ratusan kiai, nyai, hingga santri dari sejumlah pesantren di Kota Probolinggo, hadir dalam acara Peningkatan Kapasitas Santri Berwirausaha yang digelar DKUPP Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, Senin (1/11).

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 100 santri dari 18 pondok pesantren se-Kota Probolinggo. Selain Wali Kota, Sekda Pemkot Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati, M.QIH. juga hadir. Begitu juga dengan sejumlah asisten, staf ahli, hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkot.

Baca Juga:  Empat Tahun Fasum di Perum Blue Safir City Tak Dibangun, Wadul Dewan

Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengimbau seluruh stakeholders mendukung dengan berpartisipasi aktif menyukseskan OPOP. Ia juga menyatakan, begitu pentingnya keterpaduan penguatan dan pengembangan program OPOP di Kota Probolinggo melalui pendekatan inovatif dan strategis.

“Selain mewujudkan kemandirian umat melalui para santri, pondok pesantren, dan alumni pesantren harus mampu mandiri secara ekonomi dan sosial,” ujarnya.

SIAP DUKUNG: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya menyatakan siap mendukung Program OPOP Kota Probolinggo.

Keseriusan Wali Kota bukan sekadar mengangkat potensi pesantren dalam menghasilkan produk, membina dan mengembangkan produk, pembinaan legalisasi kelembagaan berikut koperasinya. Tetapi, juga membantu pemasaran produk pesantren dan siap menfasilitasi dari sisi permodalan. Baik melalui sinkronisasi turunan program pemerintah pusat, program OPOP Jawa Timur, maupun program pemerintah daerah.

Baca Juga:  Rekanan asal Jaksel Menangi Tender RS Baru Probolinggo

PROGRAM Pemprov Jawa Timur berupa One Pesantren One Product (OPOP) mendapatkan dukungan penuh dari Pemkot Probolinggo. Bahkan, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP. meminta semua stakeholders mendukung dan menyukseskan program ini.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota ketika membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Santri Berwirausaha Program Penumbuhan Wirausaha Baru di Lingkungan Pondok Pesantren Kota Probolinggo 2021 Senin (1/11). Acara itu digelar Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, Kota Probolinggo.

KOLABORASI: Ratusan kiai, nyai, hingga santri dari sejumlah pesantren di Kota Probolinggo, hadir dalam acara Peningkatan Kapasitas Santri Berwirausaha yang digelar DKUPP Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, Senin (1/11).

Acara tersebut diikuti oleh sekitar 100 santri dari 18 pondok pesantren se-Kota Probolinggo. Selain Wali Kota, Sekda Pemkot Probolinggo drg. Ninik Ira Wibawati, M.QIH. juga hadir. Begitu juga dengan sejumlah asisten, staf ahli, hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkot.

Baca Juga:  Kursi Trotoar di Kota Probolinggo Jadi Incaran Maling

Dalam kesempatan itu, Wali Kota mengimbau seluruh stakeholders mendukung dengan berpartisipasi aktif menyukseskan OPOP. Ia juga menyatakan, begitu pentingnya keterpaduan penguatan dan pengembangan program OPOP di Kota Probolinggo melalui pendekatan inovatif dan strategis.

“Selain mewujudkan kemandirian umat melalui para santri, pondok pesantren, dan alumni pesantren harus mampu mandiri secara ekonomi dan sosial,” ujarnya.

SIAP DUKUNG: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya menyatakan siap mendukung Program OPOP Kota Probolinggo.

Keseriusan Wali Kota bukan sekadar mengangkat potensi pesantren dalam menghasilkan produk, membina dan mengembangkan produk, pembinaan legalisasi kelembagaan berikut koperasinya. Tetapi, juga membantu pemasaran produk pesantren dan siap menfasilitasi dari sisi permodalan. Baik melalui sinkronisasi turunan program pemerintah pusat, program OPOP Jawa Timur, maupun program pemerintah daerah.

Baca Juga:  Rekanan asal Jaksel Menangi Tender RS Baru Probolinggo

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru