24.7 C
Probolinggo
Sunday, June 11, 2023

Tergerus Longsor, Ruas Jalan Puspo-Tutur Hanya Bisa Dilewati Roda 2

PUSPO, Radar Bromo – Arus lalu lintas di jalan penghubung Kecamatan Puspo-Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa petang (28/3) terganggu. Itu, setelah tebing di atas ruas jalan kabupaten alami longsor. Material memenuhi ruas jalan.

Dari informasi yang dihimpun, longsor itu terjadi Selasa petang (28/3) sekitar pukul 16.00. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kondisi ruas jalan sedang sepi.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, longsor itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Hujan mulai turun pukul 14.00.

“Hujan deras sekitar dua jam. Lokasinya itu kan berada di pegunungan. Yang longsor itu adalah tebing yang ada di atas jalan,” kata Harris.

Baca Juga:  Tutup Tanggul Jebol di Kali Petung agar Tak Makin Panjang

Harris menyebutkan, material longsor itu menimpa badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter. Sebagian ruas jalan pun ikut tergerus longsor.

“Di bawah jalan itu adalah sungai atau jurang. Material longsoran langsung jatuh ke sungai. Dan membawa badan jalan kurang lebih 2 meteran,” jelas Harris.

BPBD sendiri telah menerjunkan tim untuk ke lokasi. Tujuannya, membuat jalur sementara agar bisa dilewati oleh masyarakat. BPBD dibantu oleh warga, TNI, dan Polri.

PUSPO, Radar Bromo – Arus lalu lintas di jalan penghubung Kecamatan Puspo-Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa petang (28/3) terganggu. Itu, setelah tebing di atas ruas jalan kabupaten alami longsor. Material memenuhi ruas jalan.

Dari informasi yang dihimpun, longsor itu terjadi Selasa petang (28/3) sekitar pukul 16.00. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kondisi ruas jalan sedang sepi.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, longsor itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi. Hujan mulai turun pukul 14.00.

“Hujan deras sekitar dua jam. Lokasinya itu kan berada di pegunungan. Yang longsor itu adalah tebing yang ada di atas jalan,” kata Harris.

Baca Juga:  Anggaran Penanganan Bencana di Kab Pasuruan Masih Sisa Rp 23 M

Harris menyebutkan, material longsor itu menimpa badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter. Sebagian ruas jalan pun ikut tergerus longsor.

“Di bawah jalan itu adalah sungai atau jurang. Material longsoran langsung jatuh ke sungai. Dan membawa badan jalan kurang lebih 2 meteran,” jelas Harris.

BPBD sendiri telah menerjunkan tim untuk ke lokasi. Tujuannya, membuat jalur sementara agar bisa dilewati oleh masyarakat. BPBD dibantu oleh warga, TNI, dan Polri.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru