24.4 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Thoriq Residivis, Sudah Bolak-balik Masuk Penjara karena Kasus Ini

REMBANG, Radar Bromo – Thoriq pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap ibunya sendiri, bukan orang baru di dunia hitam. Ia merupakan seorang residivis sejumlah kasus kejahatan. Berulang kali dia masuk penjara. Namun ternyata, tak serta merta membuatnya sadar. Ia malah menjadi “gila”. Hingga tega menyekap dan menganiaya ibu kandungnya, Sakinah.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, tersangka pernah tiga kali masuk penjara. Pernah dipenjara karena kasus pembegalan, tersangka tak serta merta bertaubat.

Malah setelah keluar, ia kembali beraksi. Dengan melakukan penganiayaan terhadap warga. Yakni dengan melakukan pembacokan. Ia pun kembali harus tinggal di balik jeruji tahanan. Terakhir, ia ditahan karena kasus pencurian.

PENUH PERJUANGAN: Petugas memakai jaring untuk menyergap Thoriq. (Foto: M. Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Terakhir Thoriq keluar dari penjara tujuh bulan yang lalu. Kepulangannya tak serta merta disambut baik oleh pihak keluarga. Malah pihak keluarganya memilih mengungsi dari rumah mereka yang ada di Desa Tampung. Termasuk ibu kandungnya, yang merupakan korban penganiayaan pelaku.

Ibu korban, Sakinah, diungsikan oleh keluarganya yang lain. “Dia anak terakhir, dari lima bersaudara,” kata Rokhim, kerabat pelaku.

REMBANG, Radar Bromo – Thoriq pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap ibunya sendiri, bukan orang baru di dunia hitam. Ia merupakan seorang residivis sejumlah kasus kejahatan. Berulang kali dia masuk penjara. Namun ternyata, tak serta merta membuatnya sadar. Ia malah menjadi “gila”. Hingga tega menyekap dan menganiaya ibu kandungnya, Sakinah.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, tersangka pernah tiga kali masuk penjara. Pernah dipenjara karena kasus pembegalan, tersangka tak serta merta bertaubat.

Malah setelah keluar, ia kembali beraksi. Dengan melakukan penganiayaan terhadap warga. Yakni dengan melakukan pembacokan. Ia pun kembali harus tinggal di balik jeruji tahanan. Terakhir, ia ditahan karena kasus pencurian.

PENUH PERJUANGAN: Petugas memakai jaring untuk menyergap Thoriq. (Foto: M. Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Terakhir Thoriq keluar dari penjara tujuh bulan yang lalu. Kepulangannya tak serta merta disambut baik oleh pihak keluarga. Malah pihak keluarganya memilih mengungsi dari rumah mereka yang ada di Desa Tampung. Termasuk ibu kandungnya, yang merupakan korban penganiayaan pelaku.

Ibu korban, Sakinah, diungsikan oleh keluarganya yang lain. “Dia anak terakhir, dari lima bersaudara,” kata Rokhim, kerabat pelaku.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/