24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Ribuan Orang di Kab Pasuruan Bakal Terima BLT BBM

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan dalam waktu dekat merencanakan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Bantuan ini ditujukan untuk mengurangi dampak dari kenaikan harga BBM. Bantuan itu akan diberikan kepada ribuan orang.

Wahoni Adji, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinsos (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mengatakan, setelah dilakukan pendataan ada sekitar 9.431 KPM yang akan menerima bansos itu. Jumlah tersebut merupakan usulan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Usulan dari OPD. Ada sekitar 9.431 KPM. Ini yang terdampak kenaikan BBM,” katanya.

Dia merinci mereka yang dapat dari beragam jenis. Mulai nelayan, pelaku usaha mikro kecil (UMK) dan juga para tukang ojek. Usulan itu dari dinas koperasi, dinas perhubungan, dinas peternakan, dinas perindustrian dan juga dinas perikanan. Data yang diusulkan juga di-compare dengan data penerima BLT BBM dari pusat.

“Yang dapat ini adalah mereka yang tidak menerima yang dari pusat. Jadi, dipadukan dengan data pusat. Setelah tidak ada kesamaan baru divalidasi,” terangnya.

Mereka yang dapat bantuan akan menerima uang sebesar Rp 600 ribu. Bantuan itu merupakan akumulasi selama tiga bulan. Yakni Oktober, Nobember dan Desember. Bantuan akan diberikan dalam waktu dekat.

“Sesuai jadwal, bantuan akan kami berikan pasa 29 November ini,” tandasnya. (sid/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan dalam waktu dekat merencanakan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) BBM. Bantuan ini ditujukan untuk mengurangi dampak dari kenaikan harga BBM. Bantuan itu akan diberikan kepada ribuan orang.

Wahoni Adji, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial Dinsos (Dinsos) Kabupaten Pasuruan mengatakan, setelah dilakukan pendataan ada sekitar 9.431 KPM yang akan menerima bansos itu. Jumlah tersebut merupakan usulan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Usulan dari OPD. Ada sekitar 9.431 KPM. Ini yang terdampak kenaikan BBM,” katanya.

Dia merinci mereka yang dapat dari beragam jenis. Mulai nelayan, pelaku usaha mikro kecil (UMK) dan juga para tukang ojek. Usulan itu dari dinas koperasi, dinas perhubungan, dinas peternakan, dinas perindustrian dan juga dinas perikanan. Data yang diusulkan juga di-compare dengan data penerima BLT BBM dari pusat.

“Yang dapat ini adalah mereka yang tidak menerima yang dari pusat. Jadi, dipadukan dengan data pusat. Setelah tidak ada kesamaan baru divalidasi,” terangnya.

Mereka yang dapat bantuan akan menerima uang sebesar Rp 600 ribu. Bantuan itu merupakan akumulasi selama tiga bulan. Yakni Oktober, Nobember dan Desember. Bantuan akan diberikan dalam waktu dekat.

“Sesuai jadwal, bantuan akan kami berikan pasa 29 November ini,” tandasnya. (sid/fun)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/