24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Sebut Kejaksaan Sarang Mafia, Alvin Lim Juga Dilaporkan Jaksa Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) Kota Pasuruan melaporkan Alvin Lim. Pemerhati dan praktisi hukum itu dituding telah melontarkan ungkapan yang menyinggung kehormatan institusi Korps Adhyaksa.

Sekretaris Persaja Kota Pasuruan Wahyu Susanto menyampaikan, laporan polisi pada Jumat (23/9) tersebut merupakan bentuk penyikapan institusi kejaksaan terhadap Alvin. Melalui media sosial, dia diduga telah mendegradasi marwah institusi penegak hukum tersebut.

”Adapun pernyataan Alvien Lim dimaksud adalah atas tuduhan bahwa kejaksaan sarang mafia, isinya sampah, dsb,” ungkap Wahyu.

Ucapan Alvin Lim itu dinilai tidak berdasar fakta-fakta dan bukti. Sehingga jelas merupakan ujaran kebencian dan penyesatan opini. Wahyu berharap lembaga kepolisian bisa mengusut kasus itu. Kepala SPKT Polres Pasuruan Kota Iptu Asep mengaku sudah menerima laporan tersebut. Selanjutnya laporan itu diteruskan ke satreskrim untuk ditindaklanjuti.

Di Polres Pasuruan, jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan juga melakukan langkah serupa. Alvin Lim dilaporkan telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ketua Persaja Kabupaten Pasuruan Denata Suryaningrat mengatakan sudah mengadukan channel YouTube Alvin Lim. Isi salah satu topiknya dinilai merendahkan institusi kejaksaan.

PASURUAN, Radar Bromo – Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) Kota Pasuruan melaporkan Alvin Lim. Pemerhati dan praktisi hukum itu dituding telah melontarkan ungkapan yang menyinggung kehormatan institusi Korps Adhyaksa.

Sekretaris Persaja Kota Pasuruan Wahyu Susanto menyampaikan, laporan polisi pada Jumat (23/9) tersebut merupakan bentuk penyikapan institusi kejaksaan terhadap Alvin. Melalui media sosial, dia diduga telah mendegradasi marwah institusi penegak hukum tersebut.

”Adapun pernyataan Alvien Lim dimaksud adalah atas tuduhan bahwa kejaksaan sarang mafia, isinya sampah, dsb,” ungkap Wahyu.

Ucapan Alvin Lim itu dinilai tidak berdasar fakta-fakta dan bukti. Sehingga jelas merupakan ujaran kebencian dan penyesatan opini. Wahyu berharap lembaga kepolisian bisa mengusut kasus itu. Kepala SPKT Polres Pasuruan Kota Iptu Asep mengaku sudah menerima laporan tersebut. Selanjutnya laporan itu diteruskan ke satreskrim untuk ditindaklanjuti.

Di Polres Pasuruan, jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan juga melakukan langkah serupa. Alvin Lim dilaporkan telah melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ketua Persaja Kabupaten Pasuruan Denata Suryaningrat mengatakan sudah mengadukan channel YouTube Alvin Lim. Isi salah satu topiknya dinilai merendahkan institusi kejaksaan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/