28.7 C
Probolinggo
Monday, February 6, 2023

Hewan yang Paling Banyak Dievakuasi Damkar: King Kobra dan Sanca Kembang

PASURUAN, Radar Bromo – Mengapa banyak ular bermunculan di rumah-rumah warga? Binatang melata itu tengah mencari tempat yang nyaman untuk berkembang biak. Musim hujan seperti ini merupakan waktu bagi mereka untuk bertelur.

Puluhan kali petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan mengevakuasi ular dari rumah warga. Ada yang ditemukan di bawah kasur. Ada pula di atas lemari. Bahkan, sebagian bersembunyi di plafon rumah. Rata-rata jenisnya ular sanca. Ukurannya besar dan panjang.

Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan, jenis ular sanca biasanya muncul dari sungai besar. Kemudian, mencari tempat yang aman, lembap, dan cocok untuk bersembunyi. Yaitu, rumah-rumah warga.

Baca Juga:  Diduga Dipicu Bediang, Rumah Warga di Kalianyar Bangil Dilalap Api

Menurut Nanang, tidak mungkin habitat ular sanca ada di wilayah kota. Ular jenis ini berasal dari hutan di dataran tinggi. Mungkin ular itu terseret banjir di sungai besar. Lalu, mengikuti arus sungai-sungai kecil hingga masuk ke perkampungan warga.

”Tidak mungkin punya habitat di kota seperti Kota Pasuruan,” ujarnya.

Anang menambahkan, jenis ular sanca ini menyukai tempat-tempat dari bahan kayu. Misalnya, lemari, perabotan kayu bekas, tumpukan kayu, atau bangkai kayu. Apalagi, di musim hujan seperti ini, jenis reptil ini akan bertelur. Jadi, mereka mencari tempat untuk itu juga.

Warga Gadingrejo Dikejutkan Ular Sanca 6 Meter di Atas Lemari

 

PASURUAN, Radar Bromo – Mengapa banyak ular bermunculan di rumah-rumah warga? Binatang melata itu tengah mencari tempat yang nyaman untuk berkembang biak. Musim hujan seperti ini merupakan waktu bagi mereka untuk bertelur.

Puluhan kali petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan mengevakuasi ular dari rumah warga. Ada yang ditemukan di bawah kasur. Ada pula di atas lemari. Bahkan, sebagian bersembunyi di plafon rumah. Rata-rata jenisnya ular sanca. Ukurannya besar dan panjang.

Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan, jenis ular sanca biasanya muncul dari sungai besar. Kemudian, mencari tempat yang aman, lembap, dan cocok untuk bersembunyi. Yaitu, rumah-rumah warga.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Wacanakan Kurikulum Pendidikan Agama, Begini Kisi-kisinya

Menurut Nanang, tidak mungkin habitat ular sanca ada di wilayah kota. Ular jenis ini berasal dari hutan di dataran tinggi. Mungkin ular itu terseret banjir di sungai besar. Lalu, mengikuti arus sungai-sungai kecil hingga masuk ke perkampungan warga.

”Tidak mungkin punya habitat di kota seperti Kota Pasuruan,” ujarnya.

Anang menambahkan, jenis ular sanca ini menyukai tempat-tempat dari bahan kayu. Misalnya, lemari, perabotan kayu bekas, tumpukan kayu, atau bangkai kayu. Apalagi, di musim hujan seperti ini, jenis reptil ini akan bertelur. Jadi, mereka mencari tempat untuk itu juga.

Warga Gadingrejo Dikejutkan Ular Sanca 6 Meter di Atas Lemari

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru