24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Dewan Kritik Usulan Penambahan Payung Madinah Pasuruan di 2023

PASURUAN, Radar Bromo –Pembangunan ikon payung madinah menuai sorotan DPRD Kota Pasuruan. Selama pembahasan R-APBD 2023, sejumlah fraksi mengritik usulan anggaran untuk menambah payung itu tahun depan.

Ketua Fraksi Amanat Pembangunan Helmi menyebut, penambahan payung madinah memunculkan kesan terburu-buru. Apalagi, proyek pembangunan payung madinah tahun ini saja belum selesai. Hasilnya belum terlihat.

“Biarkan hasil pembangunannya bisa dinikmati dulu oleh masyarakat,” kata Helmi.

Ia menilai, usulan anggaran untuk menambah payung madinah belum urgen. Masyarakat perlu waktu untuk melihat hasil pembangunan yang dikerjakan sekarang. DPRD juga perlu mengevaluasi sejauh mana dampak pembangunan itu terhadap peningkatan sektor wisata religi.

“Anggaran yang diusulkan masih bisa dimanfaatkan untuk program yang berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat. Misalnya, menekan angka pengangguran,” tuturnya.

Juru Bicara Fraksi PKS Sabilal Rasyad juga menyampaikan pendapat yang sama. Dia menilai pemerintah harus memiliki capaian kerja yang terukur. Termasuk dalam menargetkan peningkatan pendapatan daerah seiring dengan pembangunan yang sudah dilakukan.

PASURUAN, Radar Bromo –Pembangunan ikon payung madinah menuai sorotan DPRD Kota Pasuruan. Selama pembahasan R-APBD 2023, sejumlah fraksi mengritik usulan anggaran untuk menambah payung itu tahun depan.

Ketua Fraksi Amanat Pembangunan Helmi menyebut, penambahan payung madinah memunculkan kesan terburu-buru. Apalagi, proyek pembangunan payung madinah tahun ini saja belum selesai. Hasilnya belum terlihat.

“Biarkan hasil pembangunannya bisa dinikmati dulu oleh masyarakat,” kata Helmi.

Ia menilai, usulan anggaran untuk menambah payung madinah belum urgen. Masyarakat perlu waktu untuk melihat hasil pembangunan yang dikerjakan sekarang. DPRD juga perlu mengevaluasi sejauh mana dampak pembangunan itu terhadap peningkatan sektor wisata religi.

“Anggaran yang diusulkan masih bisa dimanfaatkan untuk program yang berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat. Misalnya, menekan angka pengangguran,” tuturnya.

Juru Bicara Fraksi PKS Sabilal Rasyad juga menyampaikan pendapat yang sama. Dia menilai pemerintah harus memiliki capaian kerja yang terukur. Termasuk dalam menargetkan peningkatan pendapatan daerah seiring dengan pembangunan yang sudah dilakukan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/